Lubang Hitam Terbesar Melambat Pertumbuhannya Karena Kekurangan Gas
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
06 Apr 2026
193 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan black hole supermasif melambat karena kekurangan gas dingin.
Pertumbuhan black hole dan evolusi galaksi terjadi secara terkoordinasi.
Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perubahan dalam pertumbuhan black hole selama 75% waktu kosmik.
Lubang hitam supermasif di alam semesta tumbuh lebih lambat sejak 10 miliar tahun lalu akibat 'cosmic noon'. Fenomena ini sudah menjadi misteri panjang bagi para astronom karena mereka bertanya-tanya apakah ini disebabkan oleh jumlah lubang hitam yang berkurang atau faktor lain.
Penelitian terbaru menggunakan data dari sembilan survei ekstragalaksi dengan teleskop sinar-X seperti Chandra dan XMM-Newton mengungkapkan bahwa penurunan laju pertumbuhan lubang hitam berkaitan dengan berkurangnya materi gas dingin yang bisa mereka konsumsi. Analisis melibatkan lebih dari 1,3 juta galaksi dan 8.000 lubang hitam aktif yang memancarkan sinar-X.
Temuan ini berarti bahwa kondisi kosmik telah berubah sehingga lubang hitam kekurangan bahan bakar untuk perkembangan masif mereka. Penelitian di masa depan akan memfokuskan pada data tambahan dari survei sinar-X dan pengamatan lain untuk memahami sejarah lengkap pertumbuhan lubang hitam serta dampaknya pada evolusi galaksi.
Analisis Ahli
Fan Zou
Pertumbuhan lubang hitam yang melambat bukan karena jumlah atau ukuran, melainkan tingkat konsumsi bahan bakar yang menurun.Zhibo Yu
Sinar X adalah cara terbaik melacak pertumbuhan lubang hitam karena kemampuannya menembus debu dan gas penghalang.Neil Brandt
Penurunan laju pertumbuhan lubang hitam yang mencapai faktor 22 adalah penemuan paling komprehensif untuk 75% waktu kosmik terakhir.


