Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi Delve: Dugaan Pelanggaran Lisensi Open Source dan Dampaknya

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (2d ago) startups (2d ago)
02 Apr 2026
247 dibaca
1 menit
Kontroversi Delve: Dugaan Pelanggaran Lisensi Open Source dan Dampaknya

Rangkuman 15 Detik

Delve dituduh melanggar lisensi perangkat lunak open source.
Whistleblower DeepDelver memiliki bukti bahwa Delve mengambil karya Sim.ai.
Insight Partners harus mempertimbangkan kembali reputasi dan proses due diligence mereka.
Whistleblower anonim DeepDelver menuduh bahwa startup Delve mengklaim sebuah alat open source bernama SimStudio sebagai produk milik mereka tanpa atribusi dan perjanjian lisensi yang tepat. Dugaan ini memperburuk kontroversi sebelumnya terkait pemalsuan data dan auditor tidak kredibel yang dihadapi Delve. Sim.ai, pembuat SimStudio, dikonfirmasi bahwa Delve tidak memiliki perjanjian resmi untuk menggunakan teknologi mereka, meskipun Sim.ai adalah pelanggan Delve. Bukti menunjukkan bahwa Pathways, produk Delve, adalah hasil modifikasi dari SimStudio agar tampak seperti produk baru, yang melanggar lisensi Apache. Kasus ini menimbulkan sorotan besar di komunitas teknologi dan investasi, khususnya terhadap Insight Partners sebagai investor Delve yang sempat menghapus informasi investasi mereka. Delve belum memberikan komentar dan situs mereka menghilangkan jejak produk Pathways, menandakan kemungkinan tindakan hukum dan risiko reputasi yang cukup besar.

Analisis Ahli

Emir Karabeg
Saya tidak menyangka Delve akan menjual produk yang hampir sama dengan produk kami tanpa perjanjian lisensi yang jelas. Ini bukan hanya masalah bisnis, tapi juga etika komunitas open source yang harus dipatuhi.