TLDR
Kaca bekas dapat menjadi sumber daya berharga untuk konstruksi dan mengurangi emisi CO2. Metode baru untuk menguji kekuatan kaca bekas dapat memungkinkan penggunaan langsung dalam produksi jendela baru. Penelitian ini berpotensi mengurangi limbah kaca secara signifikan dan mempromosikan daur ulang yang lebih efisien. Peneliti di Hochschule München mengembangkan metode baru yang dapat menguji kekuatan kaca jendela bekas tanpa proses peleburan yang boros energi. Metode ini menggunakan inspeksi kerusakan permukaan untuk menentukan kualitas kaca yang akan digunakan kembali.Lebih dari 220.000 ton kaca bekas jendela tiap tahun dapat didaur ulang menjadi kaca unggulan untuk sistem jendela baru. Studi menunjukkan hubungan kuat antara kualitas permukaan kaca dan kekuatan mekaniknya yang berlaku juga pada kaca bekas, bukan hanya kaca baru.Dengan teknologi ini, industri kaca bisa mengurangi limbah, menghemat bahan baku, dan menekan emisi karbon secara signifikan. Tantangan berikutnya adalah mengotomasi proses inspeksi dan mengintegrasikan teknologi ini ke dalam produksi skala besar.