Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Volatilitas Bitcoin Meningkat di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Tren Stablecoin Baru

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
31 Mar 2026
75 dibaca
1 menit
Volatilitas Bitcoin Meningkat di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Tren Stablecoin Baru

TLDR

Pasar cryptocurrency sedang mengalami volatilitas akibat ketidakpastian geopolitik.
Stablecoin semakin penting dalam infrastruktur keuangan modern dan mengalami pertumbuhan signifikan.
Harga energi yang tinggi dapat berdampak negatif pada inflasi dan pasar global secara keseluruhan.
Pasar kripto mengalami lonjakan harga bitcoin hingga $68.300 sebelum turun kembali ke $66.500 pada hari Selasa. Hal ini dipicu oleh kabar bahwa Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan mengakhiri perang dengan Iran tanpa membuka Selat Hormuz serta reaksi Israel yang siap bertahan lama. Perkembangan ini menimbulkan ketidakpastian yang mempengaruhi pasar kripto dan energi.Harga minyak Brent naik ke sekitar $107 per barel, memperbesar kekhawatiran inflasi global akibat konflik yang berlangsung selama 32 hari. Di sisi lain, indeks saham Nasdaq 100 dan S&P 500 menunjukkan kenaikan 0,8% meski pasar kripto melemah akibat bitcoin gagal menembus $75.000. Pergerakan ini menunjukkan divergensi antara aset teknologi dan aset kripto.Stablecoin seperti USDC, RLUSD, dan PYUSD menunjukkan pertumbuhan pesat sebagai bagian dari fase baru dalam evolusi mereka menuju institusionalisasi. RLUSD bahkan telah mencapai kapitalisasi pasar lebih dari $1 miliar dalam satu tahun pertama. Dengan regulasi yang lebih ketat di Amerika Utara, stablecoin semakin menjadi bagian penting dari infrastruktur keuangan modern dan menarik minat institusi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.