TLDR
Penelitian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam verifikasi simulasi kuantum dengan data eksperimen. Simulasi kuantum dapat berfungsi sebagai laboratorium virtual untuk memahami fenomena fisik yang kompleks. Benchmarking dengan data nyata sangat penting untuk memastikan relevansi dan akurasi simulasi kuantum. Fisika kuantum dan simulasi komputer kuantum kini telah dicocokkan dengan data eksperimen nyata untuk pertama kalinya. Dua tim peneliti berhasil melakukan simulasi pada komputer kuantum menggunakan metode analog dan digital pada material yang memiliki sifat magnetik kompleks. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa simulasi kuantum dapat diuji dan diverifikasi secara langsung.Tim Pasqal menggunakan komputer kuantum atom netral untuk mensimulasikan material yang mengandung thulium, sementara tim dari Purdue menggunakan komputer IBM untuk material berbasis tembaga. Keduanya membandingkan hasil simulasi dengan data eksperimen neutron-scattering yang mengungkap pola interaksi kuantum di bahan padat tersebut. Metode ini memungkinkan penilaian akurasi simulasi secara menyeluruh.Ini menjadi tonggak penting untuk penggunaan komputer kuantum sebagai laboratorium virtual guna memahami dan mengembangkan material baru termasuk obat-obatan. Dengan verifikasi yang kuat, simulasi kuantum akan lebih dipercaya dan penggunaannya meluas ke skala yang lebih besar sehingga mempercepat riset dan inovasi teknologi masa depan.