TLDR
Zhu Zijie adalah ilmuwan muda yang berhasil di bidang fisika kuantum. Fudan University berusaha menarik talenta internasional melalui program Xianghui. Ketertarikan Zhu terhadap fisika dimulai dari membaca buku sains di masa kecil. Zhu Zijie, fisikawan kuantum muda yang berhasil menerbitkan di jurnal bergengsi Science dan Nature, kembali ke China untuk bergabung dengan Fudan University. Sebelumnya ia menempuh pendidikan dan riset di ETH Zurich serta membuat penemuan penting di bidang atom dingin. Kembalinya Zhu adalah bagian dari upaya Fudan untuk menarik talenta luar negeri dan memperkuat riset mutakhir.Zhu mendapat posisi sebagai Xianghui Young Scholar dan associate professor di Xianghui Academy, program yang didirikan untuk menampung peneliti muda berbakat dari luar negeri. Program ini menghormati pendiri Fudan, Ma Xiangbo dan Li Denghui, dan bertujuan memperkuat kapasitas riset universitas. Ketertarikan Zhu pada fisika berawal dari sebuah buku sains populer yang ia temukan saat kecil.Kehadiran Zhu di Fudan University diharapkan dapat mendorong kemajuan riset di bidang atom dingin di China. Ini menandai tren positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan nasional melalui pemulangan talenta global. Ke depannya, riset ini bisa menghasilkan inovasi teknologi yang berdampak luas dalam bidang fisika kuantum dan aplikasinya.