ByteDance Perkuat Proteksi Seedance 2.0 Hadapi Tekanan Hollywood Global
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Mar 2026
304 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
ByteDance memperkenalkan fitur perlindungan hak kekayaan intelektual untuk Seedance 2.0.
Seedance 2.0 akan tersedia di berbagai pasar global melalui platform CapCut.
C2PA watermarking digunakan untuk meningkatkan transparansi dan mengidentifikasi konten yang dihasilkan oleh AI.
ByteDance memperkuat model video generasi AI Seedance 2.0 dengan fitur keamanan termasuk watermarking C2PA sebelum peluncuran globalnya. Langkah ini diambil sebagai respons atas kritik dari Hollywood soal dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual dalam video viral yang menampilkan aktor terkenal.
ByteDance berkolaborasi dengan mitra pihak ketiga untuk melakukan red-teaming dan meningkatkan pengawasan pelanggaran IP. Seedance 2.0 akan tersedia untuk pengguna CapCut di pasar besar seperti Eropa, Afrika, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara, menghadirkan teknologi watermark C2PA pertama di platform berbagi video utama.
Implementasi teknologi ini memungkinkan identifikasi dan tindakan terhadap konten yang disunting atau dibagikan di luar platform. Kebijakan ini menjadi langkah penting untuk transparansi konten AI dan perlindungan hak cipta secara global, sekaligus membangun kepercayaan serta memitigasi risiko hukum yang mungkin muncul.
Analisis Ahli
Kai-Fu Lee (pakar AI)
Pengintegrasian watermarking seperti C2PA adalah inovasi penting untuk menjaga integritas konten di era AI, namun edukasi dan regulasi yang menyertai juga krusial agar teknologi ini tidak disalahgunakan.Shira Ovide (jurnalis teknologi)
Perlindungan IP di platform AI generatif harus menjadi prioritas bagi perusahaan teknologi besar agar menghindari sengketa hukum dan meningkatkan kepercayaan pengguna.

