TLDR
Harga Bitcoin dan aset crypto lainnya tertekan oleh ketidakpastian ekonomi dan inflasi. Federal Reserve harus menyeimbangkan antara mengatasi inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja yang melemah. Stabilcoin semakin populer di kalangan institusi dengan fokus pada transparansi dan kepatuhan. Saham terkait kripto seperti Coinbase, Galaxy, Gemini, dan Robinhood mengalami penurunan hingga 9% di tengah gelombang penurunan di pasar ekuitas AS. Penurunan juga terjadi pada saham pertambangan dan perusahaan terkait bitcoin dan Ethereum. Faktor utama yakni inflasi yang meningkat dan ketidakpastian kebijakan suku bunga AS.Dari sisi ekonomi makro, inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik seperti konflik Timur Tengah menambah ketidakpastian pasar. Para pejabat Federal Reserve memperingatkan risiko inflasi dan pertumbuhan yang melemah. Hal ini menyebabkan imbal hasil obligasi berubah cepat dan menurunkan nilai aset berisiko.Situasi ini mendorong investor mengurangi risiko menjelang akhir pekan dan mengarah pada koreksi di Nasdaq 100 dan S&P 500. Di sisi lain, stablecoin yang lebih regulatif dan transparan semakin mendapat tempat di pasar institusional. Tren ini menunjukkan perubahan penting dalam ekosistem kripto menuju penerimaan yang lebih luas dan stabilitas jangka panjang.