Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Kripto Jatuh di Tengah Gejolak Global dan Lonjakan Minyak

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6d ago) cryptocurrency (6d ago)
27 Mar 2026
217 dibaca
1 menit
Pasar Kripto Jatuh di Tengah Gejolak Global dan Lonjakan Minyak

Rangkuman 15 Detik

Pasar cryptocurrency mengalami penurunan signifikan, dipicu oleh faktor eksternal seperti harga minyak dan ketegangan geopolitik.
Stablecoin, terutama yang terdaftar secara regulasi, semakin terintegrasi dalam infrastruktur keuangan institusi.
Kekhawatiran inflasi akibat harga minyak yang tinggi dapat mempengaruhi pasar saham dan cryptocurrency secara bersamaan.
Pasar kripto turun signifikan dengan bitcoin melewati batas 67.000 dolar dan ether mendekati 2.000 dolar. Indeks CoinDesk 20 juga merosot 2,2% ke level terendah dalam lebih dari dua minggu, bersamaan dengan penurunan pasar saham AS terutama Nasdaq 100 yang turun 10% dari puncak tahun ini. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak yang stabil di atas 100 dolar per barel dan ketegangan yang berkepanjangan di Iran yang memicu kekhawatiran inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. Beberapa altcoin mengalami kerugian lebih besar seperti ETHFI yang turun 6%, sedangkan stablecoin mulai menunjukkan perkembangan pesat dari sisi regulasi dan penggunaan institusional. Perkembangan stablecoin seperti USDC, RLUSD, dan PYUSD yang mulai diterima secara luas di kalangan institusi menandai fase baru dalam evolusi kripto di mana aset digital semakin terintegrasi ke dalam sistem keuangan utama. Kondisi pasar yang volatil dan faktor geopolitik diperkirakan akan terus memengaruhi arah pergerakan harga kripto ke depan.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Pasar kripto sangat rentan terhadap faktor eksternal seperti harga minyak dan ketegangan geopolitik, namun inovasi di sektor stablecoin menunjukan arah positif bagi kestabilan dan legitimasi aset digital.
Cathy Wood
Adopsi institusional terhadap stablecoin adalah kunci utama pertumbuhan jangka panjang dalam dunia kripto, meskipun volatilitas pasar tetap menjadi tantangan utama yang harus dihadapi.