Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DJI Avata 360 Tantang Antigravity A1 di Pasar Drone 360, Namun Tersendat di AS

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (27d ago) gadgets-and-wearable (27d ago)
26 Mar 2026
178 dibaca
1 menit
DJI Avata 360 Tantang Antigravity A1 di Pasar Drone 360, Namun Tersendat di AS

Rangkuman 15 Detik

DJI Avata 360 menawarkan kemampuan perekaman 360 derajat dengan fleksibilitas tinggi.
Antigravity A1 adalah pesaing utama Avata 360, tetapi DJI memberikan nilai lebih dalam kualitas video dan fitur.
Peraturan di AS dapat membatasi penjualan produk DJI di masa depan, namun Avata 360 masih dapat diimpor.
DJI meluncurkan drone Avata 360 yang merupakan sebuah drone dengan kamera 360 derajat yang menawarkan resolusi video hingga 8K pada 60 fps. Produk ini hadir setelah Antigravity A1 yang lebih dulu meluncur pada Desember tahun lalu sebagai pelopor drone 360 pertama. Drone ini punya fitur unik seperti lensa yang dapat diputar dan diganti pengguna serta berbagai mode kendali inovatif. Avata 360 lebih berat dan besar dibandingkan A1, memiliki jangkauan terbang dua kali lebih jauh, kecepatan maksimal lebih tinggi, dan pelindung baling-baling terintegrasi. DJI juga menyediakan pilihan kendali goggle, joystick klasik, dan motion controller, sementara Antigravity masih terbatas. Harga Avata jauh lebih terjangkau dibandingkan paket bundle Antigravity yang lengkap, meskipun kualitas headset DJI tak setara dengan Antigravity. Sayangnya, karena kebijakan FCC di Amerika Serikat, DJI tidak akan menjual Avata 360 secara resmi di situ meski sudah memenuhi persyaratan. Ini membuat Antigravity A1 menjadi satu-satunya opsi resmi pasar AS untuk drone 360. Namun secara global, fleksibilitas, perbaikan lebih mudah, dan harga kompetitif membuat Avata 360 menjadi pilihan menarik bagi pengguna drone 360.