Akun Premium Pemimpin Iran di X Diduga Langgar Sanksi AS, Ini Faktanya
Teknologi
Keamanan Siber
25 Mar 2026
282 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Mojtaba Khamenei memiliki akun centang biru berbayar di media sosial X.
Akun tersebut digunakan untuk membahas isu konflik Iran dengan AS dan Israel.
X dan perusahaan terkait mungkin melanggar sanksi ekonomi AS dengan memberikan layanan premium kepada individu dari Iran.
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, memiliki akun bercentang biru berbayar di media sosial X yang baru dibuat pada Maret 2026 dan berlokasi di Iran. Akun ini digunakan untuk mengunggah konten terkait konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dan masih aktif sampai sekarang.
Akun premium ini menimbulkan pertanyaan karena sejak 2019 Khamenei masuk daftar sanksi OFAC AS yang melarang warga dan entitas AS bertransaksi dengannya. Tech Transparency Project melaporkan bahwa X menerima pendapatan dari akun Iran berbayar tersebut, yang dipandang berpotensi melanggar sanksi ekonomi AS.
Departemen Keuangan AS menyatakan akan merespons tuduhan pelanggaran ini secara serius mengingat aturan dan kebijakan X yang seharusnya mencegah akun disanksi memperoleh centang biru melalui berlangganan premium. Kasus ini berpotensi memicu investigasi dan pengetatan kebijakan pada platform media sosial.
Analisis Ahli
Sarah Ellis (Legal Analyst)
Kasus ini menunjukkan perlunya perbaikan mendalam dalam sistem verifikasi dan kepatuhan perusahaan media sosial terhadap sanksi ekonomi internasional, terutama dalam konteks meningkatnya ketegangan geopolitik.David Morgan (Cybersecurity Expert)
Platform seperti X harus segera memperkuat sistem anti-penyalahgunaan yang bisa meminimalisir risiko pelanggaran hukum dan penyalahgunaan akun oleh pihak yang terkena sanksi.
