Laba Xiaomi Naik 25%, Tapi Penjualan Smartphone Turun di Akhir 2025
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
24 Mar 2026
207 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Xiaomi mencatatkan laba bersih yang meningkat untuk tahun penuh 2025 meskipun mengalami penurunan di kuartal keempat.
Permintaan untuk produk smartphone Xiaomi mengalami pelemahan, yang berdampak pada pendapatan segmen tersebut.
Meskipun ada penurunan pada kuartal keempat, total revenue Xiaomi menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Xiaomi melaporkan penurunan laba bersih kuartal keempat 2025 sebesar 27% tahun ke tahun menjadi 6,5 miliar yuan. Pendapatan kuartal keempat naik 7,3% menjadi 116,9 miliar yuan yang sesuai dengan ekspektasi analis. Penurunan laba didorong oleh melemahnya permintaan terutama di segmen smartphone.
Penjualan smartphone Xiaomi turun sebanyak 11,6% menjadi 37,7 juta unit dan pendapatan dari segmen ini turun 13,6% menjadi 44,3 miliar yuan pada kuartal terakhir. Harga jual rata-rata juga turun 2,2% meskipun perusahaan mengarahkan produknya ke segmen premium. Hasil ini merupakan penurunan laba kuartalan pertama sejak kuartal kedua 2024.
Untuk keseluruhan tahun 2025, Xiaomi berhasil mencatat pendapatan sebesar 457 miliar yuan dan laba bersih 41,57 miliar yuan yang masing-masing naik 25% dan 76,3% dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa meski ada tantangan di kuartal akhir, kinerja tahunan tetap solid dan perusahaan perlu menyiapkan strategi untuk mengatasi tren penurunan di masa depan.
Analisis Ahli
Analis Teknologi Senior
Penurunan penjualan smartphone Xiaomi pada kuartal terakhir ini adalah sementara dan wajar mengingat kondisi pasar global saat ini, namun fokus pada produk premium bisa menjadi strategi yang tepat untuk memulihkan margin keuntungan.

