Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Volatilitas Minyak Akibat Konflik Iran Dorong Trader ke DEX 24/7 Hyperliquid

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
CoinDesk CoinDesk
20 Mar 2026
118 dibaca
1 menit
Volatilitas Minyak Akibat Konflik Iran Dorong Trader ke DEX 24/7 Hyperliquid

Rangkuman 15 Detik

Perdagangan minyak meningkat di pertukaran desentralisasi seperti Hyperliquid akibat konflik di Iran.
Akses 24/7 ke pasar dan kontrak futures permanen menarik perhatian trader dari luar crypto.
DEX memberikan solusi untuk masalah likuiditas dan kecepatan dalam perdagangan yang tidak tersedia di bursa tradisional.
Perang di Iran menyebabkan lonjakan volatilitas besar dalam harga minyak yang memaksa trader mencari akses pasar tanpa batas waktu. CME sebagai bursa tradisional tutup saat terjadi serangan akhir pekan sehingga tidak dapat memberikan respon pasar yang cepat. Ini membuka peluang bagi decentralized exchanges (DEX) seperti Hyperliquid yang selalu buka untuk menampung permintaan tersebut. Hyperliquid menawarkan perdagangan kontrak perpetual CL-USDC dengan leverage hingga 20x dan volume puncak mencapai 1,7 miliar dolar AS per hari. Platform ini menggunakan onchain order books dan smart contracts, memberikan likuiditas tinggi, eksekusi cepat, dan biaya lebih efisien dibanding AMM. Akibatnya, volume perdagangan dan open interest dalam kontrak ini meningkat pesat, menjadi produk paling populer ketiga di platform. Tren ini menunjukkan pergeseran signifikan dimana DEX mulai mendapatkan bagian pasar dari bursa terpusat di segmen derivatif karena fitur yang lebih sesuai untuk situasi volatilitas tinggi dan kebutuhan akses nonstop. Hal ini menandai potensi berkembangnya DEX ke aset keuangan tradisional lain yang saat ini masih bergantung pada mekanisme bursa dengan jam operasi terbatas.

Analisis Ahli

Nikolaos Panigirtzoglou
Volatilitas pasar minyak akibat konflik geopolitik mempercepat adopsi DEX karena keunggulan mereka dalam akses pasar nonstop dan mekanisme harga yang lebih dinamis.