TLDR
Motorola mengalami kebangkitan di pasar ponsel lipat dengan peluncuran Razr Fold. Perusahaan ini menguasai pangsa pasar yang signifikan di Amerika Serikat dan Amerika Latin. Persaingan di pasar ponsel lipat semakin ketat dengan masuknya Apple dan inovasi dari Samsung. Motorola kembali meraih perhatian di pasar ponsel lipat setelah lama meredup di era ponsel pintar. Perusahaan ini kini memimpin pasar lipat di Amerika Serikat dan Amerika Latin, serta mulai memasuki pasar Eropa dengan produk barunya Razr Fold.Data IDC menunjukkan Motorola menguasai 50% pasar ponsel lipat di AS dan 55% di Amerika Latin, mengungguli Samsung dan Google. Razr Fold hadir dengan chipset Snapdragon 8 Generasi ke-5, baterai 6.000 mAh, layar besar, dan kamera berkualitas tinggi.Peluncuran Razr Fold yang dibanderol Rp 38,9 jutaan lengkap dengan Pen Stylus ini akan memperkuat posisi Motorola dalam persaingan pasar ponsel lipat. Keberhasilan ini juga menimbulkan tantangan baru dari Apple dan merek lainnya yang akan segera merilis produk serupa.