Bahaya DarkSword: Alat Peretas Baru Serang Jutaan iPhone Versi Lama
Teknologi
Keamanan Siber
18 Mar 2026
266 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pentingnya memperbarui perangkat untuk menjaga keamanan dari eksploit yang baru ditemukan.
DarkSword adalah ancaman serius yang dapat mengakses informasi pribadi pengguna.
Apple telah merespons dengan cepat untuk mengatasi kerentanan yang dimanfaatkan oleh alat peretasan ini.
Peneliti keamanan menemukan alat peretas bernama DarkSword yang menyerang iPhone dengan iOS versi 18.4 sampai 18.6.2. Alat ini digunakan untuk mencuri data pribadi pengguna saat mengakses tautan berbahaya di browser Safari. Dampak serangan ini sangat luas dan mempengaruhi hingga 270 juta perangkat di seluruh dunia.
Google bekerja sama dengan Lookout dan iVerify melakukan analisis serangan ini dan menemukan bahwa peretas asal Rusia menjadi pelaku utamanya. Apple telah memperbaiki celah tersebut dan mengeluarkan pembaruan darurat khususnya untuk perangkat lama yang tidak bisa mengupdate ke iOS terbaru. DarkSword memanfaatkan enam celah keamanan berbeda dalam serangannya.
Pengguna yang mengaktifkan Lockdown Mode terlindungi dari serangan ini, dan Apple serta Google telah memblokir tautan berbahaya terkait. Namun, pengguna lain sangat disarankan untuk segera mengupdate sistem iOS mereka ke versi terbaru demi melindungi data pribadi dari pencurian. Kejadian ini menunjukkan pentingnya menjaga perangkat agar selalu diperbarui.
Analisis Ahli
Sarah O’Rourke
Apple telah melakukan langkah cepat dengan menambal celah keamanan ini dan menghimbau pengguna agar memperbarui perangkatnya demi menjaga keamanan data pribadi.Google Threat Intelligence Group
Kerentanan ini sangat berbahaya karena menggunakan enam celah berbeda yang memungkinkan pencurian data secara luas dan sulit terdeteksi.

