Senator Lummis Optimis Undang-Undang Regulasi Stablecoin Akan Disahkan Tahun Ini
Finansial
Mata Uang Kripto
18 Mar 2026
207 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Cynthia Lummis optimis mengenai kemajuan undang-undang crypto.
Pentingnya kompromi antara pihak-pihak terkait dalam diskusi legislatif.
Pengaturan program imbalan stablecoin menjadi isu utama dalam pembicaraan ini.
Senator Cynthia Lummis menyatakan bahwa pembicaraan mengenai Digital Asset Market Clarity Act sudah mencapai kompromi yang memungkinkan legislasi ini maju di komite perbankan Senat. Pembahasan ini berfokus pada penataan regulasi stablecoin dan larangan penggunaan istilah yang mirip produk perbankan pada program imbal hasil kripto.
Coinbase dan CEO Brian Armstrong, yang sebelumnya menentang kompromi, kini dilaporkan bersedia menerima aturan baru tersebut. Senator lain seperti Bernie Moreno menyebut bahwa tahap akhir pembicaraan juga melibatkan anggota komite lainnya dan pejabat Gedung Putih, menandai momen penting untuk kemajuan legislasi.
Jika undang-undang ini berhasil melewati sidang komite dan mendapatkan persetujuan penuh, hal ini akan membawa kepastian hukum bagi industri aset digital sekaligus menjaga kestabilan sistem keuangan AS. Meskipun jadwal Senat penuh dengan agenda penting lain, Lummis yakin legislasi ini disahkan sebelum akhir tahun.
Analisis Ahli
Cynthia Lummis
Pendukung kuat regulasi yang seimbang, ia bertujuan memastikan regulasi tidak menghambat inovasi kripto sambil tetap menjaga kestabilan dan kejelasan bagi industri.Brian Armstrong
Sebagai CEO Coinbase, Armstrong fokus pada pengembangan produk stablecoin yang aman dan legal, ia terbuka pada kompromi selama tidak menghapuskan fitur penting bagi pengguna.Bernie Moreno
Dukungan bipartisan dan kerja sama antar partai sangat penting untuk mengesahkan regulasi ini walau ada tekanan dari industri perbankan.

