Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Seberapa Kuat Bitcoin Menghadapi Gangguan Kabel Bawah Laut? Studi Baru Ungkap Jawabannya

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
14 Mar 2026
1254 dibaca
1 menit
Seberapa Kuat Bitcoin Menghadapi Gangguan Kabel Bawah Laut? Studi Baru Ungkap Jawabannya

TLDR

Jaringan Bitcoin dapat bertahan dari gangguan acak dalam infrastruktur dengan cukup baik.
Serangan terarah terhadap penyedia hosting dan kabel strategis dapat memiliki dampak yang jauh lebih besar pada jaringan Bitcoin.
Adopsi TOR oleh komunitas Bitcoin meningkatkan ketahanan fisik jaringan tanpa koordinasi pusat.
Bitcoin telah beroperasi secara terus-menerus sejak 2009 tanpa gangguan besar, namun studi terbaru dari Cambridge Centre for Alternative Finance menguji ketahanan jaringan terhadap kerusakan kabel bawah laut selama 11 tahun. Studi ini menganalisis data jaringan peer-to-peer Bitcoin dan 68 kejadian kerusakan kabel bawah laut yang terverifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bitcoin sangat tahan banting terhadap gangguan kabel acak, dengan antara 72% dan 92% kabel antarnegara harus gagal simultan agar berdampak signifikan pada node Bitcoin. Serangan terarah pada kabel choke point mengurangi ambang ini menjadi 20%, dan menyerang lima penyedia hosting utama hanya membutuhkan pemutusan 5% kapasitas routing.Penelitian juga menemukan bahwa penggunaan TOR oleh 64% node meningkatkan ketahanan fisik jaringan tersebut, menandakan bahwa perpindahan ke infrastruktur yang tahan sensor ternyata memperkuat ketahanan fisik secara tak terduga. Implikasi penelitian ini penting terutama di tengah ketegangan geopolitik dan kerentanan infrastruktur global saat ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.