
Courtesy of TechCrunch
Adobe Perkenalkan Asisten AI Photoshop Beta dengan Fitur Editing Canggih
Memberikan kemudahan dan peningkatan kemampuan AI dalam mengedit gambar melalui Photoshop dan Firefly, sehingga pengguna dapat berkreasi dengan lebih cepat dan efisien menggunakan perintah bahasa alami dan fitur AI canggih.
10 Mar 2026, 20.06 WIB
238 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Adobe meluncurkan asisten AI baru untuk Photoshop dan Firefly.
- Pengguna dapat melakukan pengeditan gambar dengan perintah alami menggunakan asisten AI.
- Fitur baru ini mengajak pengguna untuk lebih kreatif dalam pengeditan media.
tidak disebutkan - Adobe meluncurkan asisten AI Photoshop yang kini tersedia dalam versi beta di web dan aplikasi mobile. Fitur ini memungkinkan pengguna menghapus objek, mengubah warna, dan mengatur pencahayaan melalui perintah bahasa alami. Ini merupakan langkah besar bagi Adobe dalam meningkatkan pengalaman pengeditan gambar dengan AI.
Selain Photoshop, Adobe juga mengembangkan Firefly dengan fitur baru seperti Generative Fill, remove, expand, dan upscale. Firefly kini menawarkan generasi gambar tak terbatas bagi pelanggan serta integrasi dengan lebih dari 25 model pihak ketiga termasuk dari Google dan OpenAI. Hal ini memperkuat posisi Firefly sebagai alat kreatif AI yang komprehensif.
Pengguna Photoshop berbayar dapat melakukan generasi tak terbatas hingga 9 April, sementara pengguna gratis mendapat 20 generasi awal. Fitur baru AI markup memungkinkan interaksi visual dengan menggambar tanda untuk mengubah objek. Peningkatan ini diharapkan mengubah cara pengguna berkreasi dan mempercepat proses editing di dunia digital.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/03/10/adobe-is-debuting-an-ai-assistant-for-photoshop/
[1] https://techcrunch.com/2026/03/10/adobe-is-debuting-an-ai-assistant-for-photoshop/
Analisis Ahli
Andreas Ekström (AI Ethics Researcher)
"Adobe’s move reflects a critical trend where AI is not just a tool but a creative partner, raising important discussions on authorship and originality that the industry must address."
Guillermo Rauch (CEO of Vercel, software expert)
"Integrating natural language prompts for image editing drastically lowers the barrier to creative workflows, revolutionizing how designers interact with technology."
Analisis Kami
"Adobe berhasil memposisikan diri di garis depan revolusi AI untuk kreativitas digital dengan menggabungkan usability dan kecanggihan teknologi yang bisa diakses dari berbagai platform. Pendekatan ini akan sangat memberdayakan para kreator, namun juga menuntut Adobe untuk terus memperbarui dan mengatasi tantangan etika penggunaan AI dalam seni dan desain."
Prediksi Kami
Ke depannya, integrasi AI dalam perangkat lunak kreatif seperti Photoshop dan Firefly akan makin mendalam dan meluas, memungkinkan pengguna dari berbagai kalangan untuk melakukan editing kompleks dengan lebih mudah dan otomatis tanpa harus memiliki keahlian teknis tinggi.




