TLDR
Serangan AS dan Israel terhadap Iran memiliki dampak besar terhadap infrastruktur dan masyarakat di UEA. Ambisi UEA dalam kecerdasan buatan dapat terancam jika keamanan infrastruktur digital tidak ditangani dengan serius. Perang asimetris yang dilakukan Iran menunjukkan tantangan baru bagi keamanan siber di kawasan Timur Tengah. Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026 menewaskan Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa petinggi Iran serta merusak fasilitas publik. Iran membalas dengan serangan ke Israel dan pangkalan militer AS, termasuk menghantam dua data center AWS di UEA dan Bahrain yang penting bagi infrastruktur digital dan AI regional.Dampak serangan data center membuat jutaan orang di UEA mengalami kesulitan mengakses aplikasi penting seperti layanan taksi dan mobile banking. UEA yang tengah giat mengembangkan AI sebagai sumber pertumbuhan masa depan menghadapi tantangan besar dalam keamanan infrastruktur teknologi mereka akibat serangan ini.Para ahli menyoroti perlunya perlindungan ekstra, termasuk pertahanan rudal, untuk data center di Timur Tengah. Ancaman mengarah ke meningkatkan ketegangan geopolitik dan menimbulkan risiko besar bagi investasi dan perkembangan teknologi, khususnya dalam rangka diversifikasi ekonomi di wilayah tersebut.