Coinbase Kritik Aturan Pajak AS yang Bebani Pemilik Kripto Ritel
Finansial
Mata Uang Kripto
08 Mar 2026
268 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Persyaratan pelaporan pajak baru dapat membebani pemegang cryptocurrency kecil.
Pelaporan transaksi stablecoin dan biaya gas dianggap sebagai beban administratif yang tidak perlu.
Coinbase berusaha untuk meningkatkan edukasi dan alat pelaporan pajak untuk pelanggan.
Coinbase menyampaikan keprihatinan terhadap aturan baru pelaporan pajak AS yang mewajibkan pelaporan tiap transaksi kripto, termasuk stablecoin dan biaya jaringan kecil atau gas. Peraturan ini bertujuan menyetarakan pelaporan aset kripto dengan saham dan instrumen tradisional.
Nasdaq mencatat Coinbase akan mengirimkan formulir 1099-DA kepada jutaan pelanggan AS, namun hanya melaporkan hasil kotor transaksi tanpa menghitung cost basis yang menjadi tanggung jawab pengguna. Hal ini bisa membingungkan terutama bagi investor ritel baru yang belum memahami konsep dasar pajak saham.
Coinbase berencana mulai tahun depan menghitung cost basis untuk pelanggannya guna mempermudah proses pelaporan. Namun, keluhan utama tetap soal transaksi kecil dan stablecoin yang nilainya statis harus tetap dilaporkan, yang dianggap tidak efektif dan membebani pengguna.
Analisis Ahli
Lawrence Zlatkin
Melihat bahwa pelaporan transaksi yang nilainya sangat kecil dan stablecoin yang tidak menghasilkan pendapatan sebaiknya tidak perlu dimasukkan dalam pelaporan pajak karena hanya menambah keruwetan tanpa manfaat nyata.Ian Unger
Penting bagi dunia kripto untuk membangun sistem pelaporan yang bisa otomatis mentransfer cost basis antar platform agar pelaporan pajak menjadi lebih mudah dan kurang membingungkan bagi pengguna.