AI summary
Bintang seperti matahari mungkin tidak mengalami perubahan pola rotasi saat menua. Medan magnet di dalam bintang memiliki pengaruh yang lebih besar dalam pola rotasi daripada yang diperkirakan sebelumnya. Simulasi mendetail dengan menggunakan superkomputer dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika bintang. Para ilmuwan dari Nagoya University melakukan simulasi paling rinci tentang interior bintang mirip matahari dan menemukan bahwa pola rotasi matahari tidak berubah menjadi pola anti-solar ketika bintang melambat. Simulasi ini menggunakan magnetohidrodinamika dengan sekitar 5,4 miliar titik grid pada superkomputer Fugaku.Hasil simulasi menunjukkan medan magnet yang kuat dan stabil bersama turbulensi menjaga rotasi ekuator lebih cepat daripada kutub bahkan dalam bintang yang sangat lambat berputar. Ini menjelaskan mengapa pola anti-solar yang pernah diprediksi tidak pernah teramati dalam kenyataan dan mengoreksi model simulasi sebelumnya yang mengabaikan peran medan magnet.Temuan ini berimplikasi besar pada pemahaman siklus hidup bintang, aktivitas magnetik, dan dampaknya pada lingkungan planet di sekitarnya. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengkonfirmasi hasil ini melalui observasi langsung dengan teknologi astronomi yang lebih maju.
Penemuan ini mengguncang paradigma lama bahwa rotasi bintang berubah drastis dengan usia. Memasukkan efek magnetik secara presisi menggarisbawahi pentingnya pengembangan simulasi lebih realistis untuk fenomena astrofisika yang kompleks.