TLDR
Ketidakstabilan di Timur Tengah berdampak besar pada keamanan energi dan investasi Tiongkok. Tiongkok perlu mempercepat pengembangan teknologi militer untuk menutup kesenjangan dengan AS. Kolaborasi antara sektor sipil dan militer sangat penting untuk kekuatan strategis Tiongkok di masa depan. Perang yang berpusat di Iran sedang dipantau ketat oleh Beijing karena mengungkap perubahan kekuatan global dan memunculkan kekhawatiran tentang stabilitas minyak serta investasi. Pemerintah Cina memilih pendekatan diplomatik sambil menilai risiko ekonomi dan teknologi dari konflik tersebut.Cina bergantung besar pada minyak yang diimpor dari Iran dan kawasan Timur Tengah, sehingga gangguan di wilayah tersebut dapat mengganggu pasokan energi serta proyek investasi di Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Militer AS dan Israel menunjukkan kemampuan operasi cepat dan presisi yang belum dicapai Cina.Ahli Cina mengingatkan bahwa AI telah menjadi alat strategis utama Amerika Serikat dalam operasi militer dan menyerukan agar Cina memperkuat kerjasama antara teknologi sipil dan militer. Konflik ini menjadi momentum agar Cina meningkatkan kapasitas teknologi dan militer guna menghindari posisi defensif yang berbahaya.