TLDR
Berlian heksagonal memiliki potensi kekuatan yang lebih besar dibandingkan berlian kubik. Penelitian ini membuka peluang baru untuk aplikasi industri dan penelitian geologi. Sintesis berlian heksagonal menunjukkan kemajuan signifikan dalam ilmu material. Para ilmuwan China berhasil mensintesis kristal hexagonal diamond murni berukuran satu milimeter dengan metode tekanan dan suhu sangat tinggi. Kristal ini berbeda dari berlian kubik biasa yang sering ditemukan di alam dan perhiasan, karena memiliki struktur kristal segi enam yang unik.Hexagonal diamond memiliki ikatan karbon antar lapisan yang lebih pendek dan kuat dibanding berlian kubik, menghasilkan material yang lebih kaku dan tahan oksidasi. Namun, kekerasannya hanya sedikit lebih tinggi daripada berlian biasa, bukan seperti teori awal yang memprediksi sampai 50% lebih keras.Penemuan ini membuka jalan untuk aplikasi industri maju seperti alat pemotong dan pengeboran, serta memberikan penanda mineralogi penting bagi studi sejarah benturan meteorit. Ini juga menandakan perlunya revisi teori tentang batas kekerasan karbon.