Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BYD Luncurkan Blade Battery 2.0, Pengisian Super Cepat untuk Kendaraan Listrik

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
06 Mar 2026
146 dibaca
1 menit
BYD Luncurkan Blade Battery 2.0, Pengisian Super Cepat untuk Kendaraan Listrik

AI summary

Baterai Blade 2.0 BYD menawarkan waktu pengisian yang sangat cepat, hampir setara dengan pengisian bahan bakar mobil bensin.
BYD berencana untuk membangun jaringan stasiun pengisian cepat yang luas untuk mendukung kendaraan listriknya.
Inovasi dalam teknologi baterai diharapkan dapat meningkatkan permintaan kendaraan listrik di tengah persaingan yang ketat.
BYD meluncurkan Blade Battery generasi kedua dengan teknologi pengisian cepat yang diklaim mendekati kecepatan mengisi bahan bakar kendaraan konvensional. Baterai ini dapat mengisi daya dari 10% ke 70% dalam lima menit dan mencapai 97% dalam sekitar sembilan menit, serta memiliki jangkauan lebih dari 621 mil lewat tes CLTC.Bersamaan dengan peluncuran baterai baru, BYD mengumumkan rencana membangun jaringan pengisian cepat terbesar di China dengan 20.000 stasiun yang mampu mencapai output puncak 1.500 kilowatt. Teknologi ini akan diterapkan pada beberapa model kendaraan premium termasuk Yangwang U7 dan Denza Z9 GT yang menampilkan performa tinggi dan jangkauan luas.Peluncuran ini terjadi di tengah perlambatan pertumbuhan pasar EV China yang disebabkan oleh pengurangan insentif dan perang harga. Dengan inovasi ini, BYD berharap dapat mengatasi kekhawatiran pengisian baterai dan meningkatkan permintaan, memperkuat posisinya di pasar EV yang semakin kompetitif.

Experts Analysis

Wang Chuanfu
Memecahkan kecemasan pengisian baterai adalah kunci utama untuk adopsi massal EV, dan kecepatan pengisian yang serupa dengan pengisian bahan bakar konvensional akan mengubah pengalaman pengguna secara fundamental.
Zheng Yu
Keterbatasan fisika baterai selama ini membatasi segitiga tidak mungkin performa, jarak tempuh, dan pengisian cepat. Blade Battery 2.0 dengan platform tegangan tinggi dan manajemen termal yang ditingkatkan berhasil mengatasi dilema ini.
Editorial Note
Teknologi Blade Battery 2.0 menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengatasi tantangan utama adopsi EV, yaitu waktu pengisian baterai yang lama, sekaligus memberikan jarak tempuh yang memadai. Namun, keberhasilan pasar sangat tergantung pada kelengkapan infrastruktur pengisian cepat serta respons kompetitor seperti Tesla yang juga tengah mengembangkan teknologi serupa.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.