TLDR
Polymarket menghapus kontrak senjata nuklir karena kekhawatiran tentang insider trading. CFTC mempertimbangkan regulasi yang lebih ketat untuk pasar prediksi terkait peristiwa yang merugikan publik. Trading pada pasar prediksi dapat menimbulkan risiko etika dan legalitas dalam konteks konflik dan keputusan militer. Polymarket menghapus kontrak perdagangan yang memungkinkan pengguna bertaruh pada kemungkinan ledakan senjata nuklir terkait ketegangan dengan Iran. Pasar ini sudah ada selama bertahun-tahun dan menunjukkan harga probabilitas yang signifikan untuk risiko nuklir, dengan volume taruhan mencapai lebih dari 1,7 juta dolar pada beberapa kontrak.Kekhawatiran muncul karena kemungkinan penggunaan informasi orang dalam militer oleh para trader, yang memicu kritik terhadap pasar prediksi sebagai alat spekulasi atas peristiwa perang dan pengambilalihan politik. Insiden sebelumnya seperti keuntungan besar dari prediksi atas penanganan politik Venezuela semakin menambah tekanan regulasi.Sebagai respons, CFTC mengusulkan aturan yang akan melarang kontrak terkait perang, terorisme, dan aktivitas sensitif lainnya pada 2024. Ketua CFTC Mike Selig menyatakan rencana penerbitan panduan pengawasan yang lebih jelas untuk memastikan pasar prediksi beroperasi sesuai dengan kepentingan publik dan keamanan nasional.