Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pentagon Gunakan Roket Komersial dan Cetak 3D untuk Uji Coba Senjata Hipersonik

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
04 Mar 2026
216 dibaca
1 menit
Pentagon Gunakan Roket Komersial dan Cetak 3D untuk Uji Coba Senjata Hipersonik

AI summary

Misi Cassowary Vex merupakan langkah maju dalam pengujian hipersonik yang lebih cepat dan murah.
Penggunaan teknologi cetak 3D dalam pembuatan kendaraan hipersonik dapat memperluas rantai pasokan.
Kerjasama dengan penyedia peluncuran komersial diharapkan dapat mempercepat pengembangan sistem senjata hipersonik di AS.
Pentagon melalui Defense Innovation Unit meluncurkan misi Cassowary Vex yang melibatkan uji terbang demonstrator hipersonik DART AE menggunakan roket komersial HASTE dari Rocket Lab. Misi ini merupakan langkah pertama DIU mengoperasikan testbed hipersonik komersial di bawah program HyCAT.Hypersonix menyediakan kendaraan uji bermesin scramjet berbahan bakar hidrogen yang dibuat dengan teknologi cetak 3D menggunakan paduan logam tahan suhu tinggi. Modifikasi roket HASTE mendukung peluncuran suborbital untuk pengujian mesin udara dengan memisahkan payload pada ketinggian rendah.Langkah ini bertujuan mengatasi keterbatasan fasilitas uji hipersonik pemerintah yang sedikit dan mahal. Dengan platform komersial dan manufaktur aditif, Pentagon berharap siklus pengujian jadi lebih cepat dan ekonomis sehingga pengembangan senjata hipersonik bisa dipercepat.

Experts Analysis

Lt. Col. Nicholas Estep
Memanfaatkan ekosistem komersial sangat vital untuk mempercepat kemajuan hipersonik dan menekan biaya produksi serta pengujian, sehingga memungkinkan siklus pengembangan yang lebih cepat dan efisien.
Michael Smart
Data uji nyata di kondisi hipersonik sangat penting untuk memahami perilaku mesin dan material, sehingga penerapan di masa depan dapat lebih optimal dan handal.
Editorial Note
Langkah DIU menggunakan teknologi komersial dan manufaktur aditif adalah inovasi penting untuk mengatasi hambatan pengujian hipersonik yang selama ini menjadi bottleneck besar. Namun, tantangan teknis dan integrasi sistem tetap harus diwaspadai mengingat kompleksitas kondisi uji nyata di kecepatan Mach 5 ke atas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.