TLDR
Penemuan CN center merupakan langkah penting menuju perangkat kuantum berbasis silikon yang dapat diproduksi secara massal. CN center menawarkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan dengan cacat T center, menghindari masalah mobilitas hidrogen. Integrasi CN center ke dalam platform fotonik silikon yang ada dapat mempercepat pengembangan teknologi kuantum yang maju. Para ilmuwan dari University of California, Santa Barbara dan Brookhaven National Laboratory menemukan qubit baru bernama CN center, yang merupakan defek karbon-nitrogen dalam silikon. Penemuan ini penting untuk mengatasi masalah qubit sebelumnya yang mengandung hidrogen dan tidak stabil pada suhu tinggi atau selama proses fabrikasi chip. CN center diharapkan menjadi alternatif unggul yang memungkinkan produksi perangkat kuantum berbasis silikon yang siap untuk komunikasi telekomunikasi.CN center mengeluarkan cahaya pada panjang gelombang telekomunikasi dan memiliki keadaan kuantum yang tahan lama sehingga cocok untuk perangkat fotonik kuantum. Tidak seperti T center yang menggunakan hidrogen, CN center stabil dan bebas dari masalah fabrikasi yang disebabkan oleh difusi hidrogen. Simulasi canggih menunjukkan CN center dapat diintegrasikan ke dalam platform silikon tanpa memerlukan langkah fabrikasi khusus yang rumit.Penemuan ini membuka peluang besar dalam pengembangan teknologi kuantum skala besar dan terjangkau yang menggunakan infrastruktur chip komputer modern. Jika hasil simulasinya dikonfirmasi secara eksperimental, CN center dapat menjadi blok bangunan utama dalam perangkat kuantum, mempercepat kemajuan teknologi komunikasi dan pemrosesan kuantum. Langkah ini juga selaras dengan kebutuhan pasar akan qubit yang mudah diproduksi dan kompatibel dengan perangkat elektronik saat ini.