TLDR
Teknologi drone meningkatkan efisiensi dalam penelitian dan konservasi paus. Data yang dikumpulkan dari tag telemetri sangat penting untuk memahami perilaku dan habitat paus. Paus menghadapi berbagai ancaman yang memerlukan perhatian dan upaya konservasi yang serius. NOAA menggunakan drone untuk menempatkan alat telemetri dengan suction cup pada punggung paus saat sedang berenang tanpa mengganggu perilaku alaminya. Alat ini bertujuan mengumpulkan data penting tentang perilaku dan pergerakan paus yang sulit diperoleh dengan metode tradisional. Hal ini membantu dalam penelitian dan operasi penyelamatan paus yang lebih efektif.Alat tag yang dipasang berukuran sebesar ponsel dan sementara, mampu merekam data seperti kedalaman menyelam, lokasi GPS, kecepatan berenang, serta audio dan video. Tag dapat bertahan beberapa jam hingga beberapa bulan tergantung teknologi baterainya. Paus yang sering ditandai antara lain paus Atlantik Utara yang terancam punah, paus bungkuk, dan paus Rice.Data yang dikumpulkan dari tag membantu memahami pola migrasi, penggunaan habitat, dan perilaku makan paus serta kondisi lingkungan laut tempat mereka hidup. Informasi ini penting untuk mengambil tindakan konservasi dan mendukung operasi penyelamatan jika paus terjerat atau terancam bahaya. Teknologi ini memungkinkan respons cepat dan pelestarian yang lebih baik terhadap populasi paus dan ekosistem laut.