Krisis RAM Memicu Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26 dan Dampak Global
Courtesy of TheVerge

Krisis RAM Memicu Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26 dan Dampak Global

Menginformasikan penyebab utama kenaikan harga Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus, terutama dampak krisis pasokan memori RAM, serta prospek penurunan pengiriman smartphone secara global.

27 Feb 2026, 03.57 WIB
40 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kekurangan RAM berkontribusi signifikan terhadap kenaikan harga smartphone.
  • Samsung meningkatkan kapasitas penyimpanan pada model baru meskipun harga juga naik.
  • Industri smartphone diperkirakan akan mengalami penurunan pengiriman yang drastis akibat dampak kekurangan komponen.
Global, berbagai negara termasuk Amerika Serikat - Samsung baru-baru ini merilis Galaxy S26 dan S26 Plus dengan harga yang mengalami kenaikan dibandingkan generasi sebelumnya. Faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga ini adalah krisis pasokan RAM yang sedang melanda industri teknologi global. Kenaikan harga mencapai sekitar 100 dolar AS, sebagian besar didorong oleh kelangkaan memori yang signifikan.
Selain kekurangan RAM, kenaikan biaya bahan material dan tarif juga memengaruhi harga final perangkat ini. Meskipun harga naik, Galaxy S26 menyediakan kapasitas penyimpanan yang lebih besar yakni 256GB dibandingkan 128GB pada model sebelumnya. Namun, kenaikan harga masih membuatnya sedikit lebih mahal dibandingkan harga peluncuran Galaxy S25 dengan kapasitas serupa.
Samsung tidak hanya menaikkan harga di Amerika Serikat, melainkan juga di berbagai negara lain. Sementara model Ultra dari Galaxy S26 menghadirkan fitur menarik seperti layar yang melindungi privasi pengguna dan sistem pendingin vapor chamber terbesar yang pernah ada untuk ponsel, membantu menjaga performa tetap stabil.
Krisis memori ini tidak hanya berdampak pada Samsung, tetapi juga pada mitra chip mereka, Qualcomm, yang melaporkan penurunan penjualan handset secara signifikan. Industri AI yang juga banyak menggunakan komponen memori memperparah situasi, sehingga mengganggu seluruh rantai pasokan komponen elektronik secara global.
IDC memproyeksikan penurunan pengiriman smartphone terparah dalam sejarah pada tahun 2026, mencapai sekitar 12,9 persen. Ini menggambarkan bahwa masalah pasokan memori ini bukan kejadian sementara, melainkan gelombang besar yang mempengaruhi seluruh industri elektronik konsumen di dunia.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/885566/samsung-ram-galaxy-s26-price

Analisis Ahli

Won-Joon Choi
"Menyoroti bahwa shortage memori memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga smartphone terbaru Samsung."
Qualcomm CEO
"Memastikan bahwa sektor handset mengalami penurunan karena tekanan dari kebutuhan komponen oleh industri AI yang juga besar memakan memori."
IDC Analyst
"Menggambarkan situasi sebagai tsunami dalam rantai pasokan memori dengan dampak luas pada industri elektronik konsumen."

Analisis Kami

"Kenaikan harga Samsung Galaxy S26 sangat wajar mengingat tekanan kuat dari rantai pasokan komponen memori yang terbatas saat ini. Jika masalah ini tidak cepat teratasi, konsumen akan semakin sulit mendapatkan perangkat dengan harga terjangkau, berdampak buruk pada pertumbuhan pasar smartphone secara keseluruhan."

Prediksi Kami

Krisis pasokan memori kemungkinan akan terus memengaruhi harga dan ketersediaan smartphone, berpotensi menimbulkan penurunan signifikan dalam penjualan ponsel secara global hingga tahun 2026.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menyebabkan peningkatan harga Galaxy S26 dan S26 Plus?
A
Peningkatan harga Galaxy S26 dan S26 Plus disebabkan oleh kekurangan RAM dan kenaikan biaya material.
Q
Berapa harga Galaxy S26 dibandingkan dengan pendahulunya?
A
Harga Galaxy S26 adalah $899, yang $40 lebih tinggi dibandingkan S25 dengan kapasitas 256GB saat diluncurkan.
Q
Apa saja peningkatan yang ditawarkan oleh Galaxy S26 Ultra?
A
Galaxy S26 Ultra menawarkan peningkatan seperti layar privasi bawaan dan sistem pendingin uap terbesar di ponsel.
Q
Apa dampak kekurangan RAM terhadap industri smartphone?
A
Kekurangan RAM menyebabkan penurunan besar pada bisnis handset dan mempengaruhi seluruh industri elektronik konsumen.
Q
Apa yang diprediksi oleh IDC tentang pengiriman smartphone di masa depan?
A
IDC memprediksi penurunan pengiriman smartphone terbesar yang pernah tercatat, yaitu 12,9 persen pada tahun 2026.