Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Krisis RAM Memicu Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26 dan Dampak Global

Teknologi
Gadgets dan Wearable
News Publisher
27 Feb 2026
147 dibaca
2 menit
Krisis RAM Memicu Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26 dan Dampak Global

TLDR

Kekurangan RAM berkontribusi signifikan terhadap kenaikan harga smartphone.
Samsung meningkatkan kapasitas penyimpanan pada model baru meskipun harga juga naik.
Industri smartphone diperkirakan akan mengalami penurunan pengiriman yang drastis akibat dampak kekurangan komponen.
Samsung baru-baru ini merilis Galaxy S26 dan S26 Plus dengan harga yang mengalami kenaikan dibandingkan generasi sebelumnya. Faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga ini adalah krisis pasokan RAM yang sedang melanda industri teknologi global. Kenaikan harga mencapai sekitar 100 dolar AS, sebagian besar didorong oleh kelangkaan memori yang signifikan.Selain kekurangan RAM, kenaikan biaya bahan material dan tarif juga memengaruhi harga final perangkat ini. Meskipun harga naik, Galaxy S26 menyediakan kapasitas penyimpanan yang lebih besar yakni 256GB dibandingkan 128GB pada model sebelumnya. Namun, kenaikan harga masih membuatnya sedikit lebih mahal dibandingkan harga peluncuran Galaxy S25 dengan kapasitas serupa.Samsung tidak hanya menaikkan harga di Amerika Serikat, melainkan juga di berbagai negara lain. Sementara model Ultra dari Galaxy S26 menghadirkan fitur menarik seperti layar yang melindungi privasi pengguna dan sistem pendingin vapor chamber terbesar yang pernah ada untuk ponsel, membantu menjaga performa tetap stabil.Krisis memori ini tidak hanya berdampak pada Samsung, tetapi juga pada mitra chip mereka, Qualcomm, yang melaporkan penurunan penjualan handset secara signifikan. Industri AI yang juga banyak menggunakan komponen memori memperparah situasi, sehingga mengganggu seluruh rantai pasokan komponen elektronik secara global.IDC memproyeksikan penurunan pengiriman smartphone terparah dalam sejarah pada tahun 2026, mencapai sekitar 12,9 persen. Ini menggambarkan bahwa masalah pasokan memori ini bukan kejadian sementara, melainkan gelombang besar yang mempengaruhi seluruh industri elektronik konsumen di dunia.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.