AI summary
Kedaulatan data kini menjadi masalah strategis yang melibatkan infrastruktur dan keamanan. Regulasi seperti GDPR dan NIS2 semakin diperketat dan membutuhkan perhatian lebih dari perusahaan. Perusahaan perlu memikirkan arsitektur keamanan yang memenuhi standar kedaulatan data dalam konteks penggunaan AI. Selama bertahun-tahun, isu kedaulatan data hanya dianggap sebagai urusan hukum yang ditangani oleh tim legal saja, sementara tim TI bertugas membangun jaringan dan mengelola teknologi. Namun, perkembangan teknologi cloud, regulasi yang lebih ketat, serta perubahan geopolitik membuat masalah ini menjadi lebih rumit dan strategis bagi infrastruktur TI organisasi.Regulasi seperti GDPR, NIS2, dan DORA yang semakin ditegakkan menuntut organisasi untuk tidak hanya memastikan data mereka tersimpan di wilayah tertentu, tetapi juga agar akses dan pengelolaan data tidak melewati jalur yang berada di bawah yurisdiksi asing. Sayangnya, banyak organisasi masih menggunakan arsitektur yang belum siap menghadapi persyaratan ini.Keamanan di cloud saat ini lebih dioptimalkan untuk lalu lintas keluar dari pengguna ke aplikasi cloud, sedangkan perlindungan lalu lintas masuk ke lingkungan perusahaan masih mengandalkan firewall lama yang tidak dirancang untuk dunia tanpa perimeter yang jelas, hal ini menimbulkan risiko keamanan data yang besar.Perusahaan Versa menawarkan layanan Sovereign SASE-as-a-Service yang memungkinkan organisasi mendapatkan layanan keamanan cloud tanpa harus melewati infrastruktur yang berada di luar kendali lokal. Model ini cocok untuk organisasi yang tidak memiliki sumber daya besar untuk menyusun dan mengelola solusi kedaulatan data sendiri, dan disalurkan melalui mitra seperti Swisscom di Swiss.Di samping regulasi, kehadiran AI dan peningkatan penggunaan AI lokal di berbagai lokasi membuat pengelolaan kedaulatan data menjadi lebih rumit. Organisasi harus memikirkan bagaimana data dan model AI dijaga agar tetap berada dalam ekosistem yang sesuai dengan aturan kedaulatan dan risiko keamanan tanpa celah.
Kebutuhan akan arsitektur TI yang benar-benar mematuhi aturan kedaulatan data sudah tidak bisa dihindari, terutama bagi entitas yang menangani data sensitif dan regulasi ketat. Mereka yang terlambat beradaptasi akan menghadapi risiko hukum dan keamanan serius, serta ketergantungan pada solusi pihak ketiga yang tidak menjamin perlindungan maksimal.