Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pendapatan Mitra Grab di Indonesia: Fleksibel dan Jadi Bantalan Sosial

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
News Publisher
26 Feb 2026
198 dibaca
2 menit
Pendapatan Mitra Grab di Indonesia: Fleksibel dan Jadi Bantalan Sosial

AI summary

Sebagian besar pengemudi Grab menggunakannya sebagai pekerjaan sampingan.
Fleksibilitas waktu kerja menjadi salah satu keuntungan bagi mitra pengemudi.
Data menunjukkan bahwa banyak pengemudi adalah korban PHK dan mencari pendapatan tambahan melalui Grab.
Grab Indonesia membagikan data tentang pendapatan mitra pengemudi mereka yang terdiri dari pengemudi roda dua (GrabBike) dan roda empat (GrabCar). Data ini menggambarkan variasi penghasilan mitra yang tidak semuanya menjadikan pekerjaan ini sebagai penghasilan utama mereka.Mayoritas pengemudi roda dua, yakni lebih dari 80%, dan pengemudi roda empat mencapai 67% menggunakan pekerjaan ini sebagai penghasilan sampingan. Mereka biasanya memiliki pekerjaan lain dan menjalankan pekerjaan sebagai mitra Grab setelah pekerjaan utama mereka selesai.Penghasilan bulanan mitra bervariasi mulai dari kurang dari Rp 1 juta hingga lebih dari Rp 10 juta. Pengemudi roda dua rata-rata menyelesaikan 28 order per hari dalam kasus penghasilan utama, sedangkan pengemudi roda empat menyelesaikan rata-rata 11 order per hari.Jumlah total mitra terdaftar Grab mencapai 3,7 juta, dengan sekitar 700-800 ribu mitra yang aktif narik setidaknya satu kali dalam sebulan. Grab juga menunjukkan inklusivitas dengan banyak mitra perempuan dan mitra dengan usia di atas 36 tahun, serta mitra yang merupakan korban PHK.Grab dianggap oleh CEO Neneng Goenadi sebagai platform yang memberikan fleksibilitas besar bagi mitra pengemudi. Selain itu, peran Grab menjadi salah satu solusi sosial penting di tengah persaingan ketat dan kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Experts Analysis

Ahmad Zulfikar (Ekonom Transportasi)
Fenomena pengemudi yang bekerja fleksibel ini mencerminkan perubahan pola kerja di era digital, di mana penghasilan tidak lagi mengandalkan satu pekerjaan penuh waktu, tetapi kombinasi berbagai sumber pendapatan.
Siti Hardiani (Sosiolog)
Peran Grab sebagai bantalan sosial sangat penting di masa pandemi dan pasca-PHK, membantu mengurangi kemiskinan dan memberikan kesempatan kerja bagi berbagai usia dan latar belakang.
Editorial Note
Grab telah berhasil menciptakan model bisnis yang sangat fleksibel dan inklusif, memberikan peluang bagi berbagai kalangan untuk mendapatkan penghasilan baik sebagai utama maupun tambahan. Namun, penting bagi Grab untuk terus memperhatikan kesejahteraan mitra agar penghasilan yang didapat bisa lebih stabil dan berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada kerja sampingan saja.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.