Amazon Hadirkan Pilihan Gaya Kepribadian Baru untuk Asisten AI Alexa
Courtesy of TechCrunch

Amazon Hadirkan Pilihan Gaya Kepribadian Baru untuk Asisten AI Alexa

Memperkenalkan fitur baru Alexa dengan tiga gaya kepribadian yang berbeda untuk memberikan pengalaman interaksi AI yang lebih personal dan sesuai preferensi pengguna.

25 Feb 2026, 21.00 WIB
32 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Amazon memperkenalkan gaya kepribadian baru untuk asisten AI, Alexa+.
  • Pengguna dapat memilih antara gaya kepribadian yang berbeda untuk pengalaman yang lebih baik.
  • Kustomisasi AI menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan menghindari dampak negatif.
Amazon baru-baru ini meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengubah gaya kepribadian asisten AI Alexa. Tiga gaya yang diperkenalkan adalah Brief, Chill, dan Sweet, yang masing-masing memberikan nuansa berbeda dalam cara Alexa merespons pengguna.
Gaya Brief membuat Alexa memberikan jawaban singkat dan langsung, sementara gaya Chill mengizinkan Alexa untuk terdengar lebih santai seperti teman akrab. Gaya Sweet memberikan respon yang lebih hangat dan antusias, penuh dorongan positif.
Fitur ini dibangun berdasarkan lima dimensi kepribadian: ekspresivitas, keterbukaan emosional, formalitas, ketegasan, dan humor. Misalnya, gaya Brief tidak hanya singkat tapi juga menggunakan bahasa yang kasual dan minim humor.
Pengguna dapat mengubah gaya kepribadian Alexa melalui perintah suara langsung di perangkat seperti Echo atau lewat aplikasi Alexa di bagian pengaturan perangkat, sehingga lebih mudah mengaksesnya kapan saja.
Amazon berencana menambahkan lebih banyak gaya kepribadian di masa mendatang, mengikuti jejak perusahaan lain seperti OpenAI yang juga menawarkan penyesuaian gaya pada ChatGPT agar pengalaman pengguna AI menjadi lebih personal dan menarik.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/25/amazons-ai-powered-alexa-gets-new-personality-options/

Analisis Ahli

Dr. Lina Wijaya (Psikolog Teknologi)
"Menyesuaikan kepribadian AI dapat meningkatkan kenyamanan pengguna, tetapi harus diimbangi dengan edukasi tentang batasan AI agar tidak memperburuk isu kesehatan mental."
Prof. Arif Gunawan (Ahli AI dan Etika)
"Fitur ini menunjukkan bagaimana AI semakin mampu mendekati interaksi manusia, namun tetap penting untuk mengedepankan transparansi tentang kemampuan dan keterbatasan AI."

Analisis Kami

"Pendekatan Amazon untuk mengizinkan pengguna memilih gaya kepribadian Alexa menunjukkan kemajuan penting dalam interaksi manusia-AI yang lebih alami dan sesuai dengan preferensi individu. Namun, pengembang perlu terus mengawasi dampak psikologis dari personalisasi ini untuk mencegah potensi ketergantungan yang tidak sehat."

Prediksi Kami

Fitur personalisasi gaya kepribadian AI seperti Alexa kemungkinan akan semakin banyak diadopsi oleh perusahaan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pengguna serta memperkuat keterikatan pengguna dengan asisten digital mereka.