
Courtesy of InterestingEngineering
Nam Cheong Bangkit Kembali Bangun Kapal Dukungan Lepas Pantai Canggih
Melaporkan mengenai kebangkitan kembali aktivitas pembangunan kapal oleh Nam Cheong dengan kontrak pembuatan kapal penunjang lepas pantai canggih yang akan meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam operasi offshore serta menunjukkan pemulihan permintaan di industri ini.
25 Feb 2026, 18.31 WIB
274 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Nam Cheong telah mengalami kebangkitan kembali dalam operasi pembuatan kapal setelah lebih dari satu dekade.
- Kontrak ini mencakup pengembangan inovatif dari kapal Remote Operated Landing Craft yang tanpa awak.
- Permintaan untuk kapal pendukung lepas pantai masih kuat meskipun ada pergeseran menuju energi terbarukan.
Miri, Malaysia - Nam Cheong, sebuah perusahaan pembangun kapal asal Malaysia, baru-baru ini mendapatkan kontrak senilai 64,5 juta dolar AS dari sebuah perusahaan logistik maritim di UAE untuk membangun empat kapal penunjang lepas pantai (OSV). Ini menjadi pencapaian penting karena Nam Cheong sudah lebih dari sepuluh tahun tidak membangun kapal baru.
Kontrak ini meliputi pembangunan dua jenis kapal sepanjang 60 meter di galangan kapal Nam Cheong di Miri, Malaysia, yaitu Dive Support Vessels (DSV) yang mendukung operasi bawah laut rumit dan Remote Operated Landing Crafts (ROLC) yang merupakan kapal logistik tanpa awak kendali jarak jauh.
ROLC merupakan inovasi pertama di dunia karena kapal ini dapat beroperasi tanpa awak selama perjalanan dan saat berlabuh dengan sistem auto-docking canggih, sehingga menekan biaya operasional dan meningkatkan keamanan dalam logistik maritim offshore.
Sementara itu, DSV akan menjadi pusat serbaguna untuk aktivitas bawah laut seperti inspeksi, pemasangan, dan pemeliharaan infrastruktur subsea menggunakan tim penyelam dan kendaraan robotik yang dikendalikan dari jarak jauh.
Pengiriman kapal ini dijadwalkan antara akhir 2027 hingga awal 2028, menandai kebangkitan Nam Cheong di industri pembangunan kapal dan menjawab kebutuhan penggantian kapal penunjang offshore yang saat ini berumur sekitar 15 hingga 16 tahun.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/innovation/malaysian-shipbuilder-world-first-remote-landing-crafts
[1] https://www.interestingengineering.com/innovation/malaysian-shipbuilder-world-first-remote-landing-crafts
Analisis Ahli
Dr. Ahmad Zaini (Ahli Teknik Kelautan)
"Penggunaan kapal tanpa awak dalam industri offshore adalah tonggak penting yang akan meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional, serta mengurangi biaya dalam jangka panjang."
Prof. Siti Nurhaliza (Spesialis Energi Terbarukan)
"Pengembangan teknologi kapal logistik otomatis akan sangat mendukung transisi energi, karena dapat mempercepat pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur offshore terbarukan secara lebih efektif."
Analisis Kami
"Nam Cheong berhasil memanfaatkan momentum kebangkitan permintaan kapal offshore dengan mengadopsi teknologi mutakhir seperti kapal tanpa awak yang dapat merevolusi industri logistik maritim. Langkah ini tidak hanya menghidupkan kembali kemampuan produksi mereka, tetapi juga menandai fase transformasi penting menuju otomatisasi dan efisiensi di sektor energi lepas pantai."
Prediksi Kami
Dengan pengiriman kapal baru ini, Nam Cheong kemungkinan besar akan mendapatkan kepercayaan lebih besar dari pasar global, memperkuat posisi mereka di industri kapal offshore dan mendorong inovasi dalam teknologi kapal logistik tanpa awak.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan Nam Cheong setelah jeda selama satu dekade?A
Nam Cheong telah menerima kontrak senilai $64,5 juta untuk membangun empat kapal pendukung lepas pantai.Q
Apa jenis kapal yang akan dibangun oleh Nam Cheong?A
Nam Cheong akan membangun dua Dive Support Vessels (DSV) dan dua Remote Operated Landing Crafts (ROLC).Q
Apa keuntungan dari kapal Remote Operated Landing Craft (ROLC)?A
Keuntungan dari ROLC adalah kapal ini akan dikendalikan tanpa awak, mengurangi biaya operasional dan meningkatkan keselamatan.Q
Kapan kapal-kapal ini dijadwalkan untuk diserahkan?A
Kapal-kapal ini dijadwalkan untuk diserahkan antara akhir 2027 dan awal 2028.Q
Siapa mitra Nam Cheong dalam pengembangan ROLC?A
Mitra Nam Cheong dalam pengembangan ROLC adalah SeaOwl Group dari Prancis.



