
Courtesy of InterestingEngineering
MQ-9 Reaper Ditingkatkan dengan Rudal Jarak Jauh untuk Misi Serang Strategis
Memperluas kemampuan serang drone MQ-9 Reaper dengan menambah persenjataan rudal jarak jauh untuk meningkatkan efektivitas misi militer di kawasan strategis yang memiliki ancaman tinggi.
25 Feb 2026, 17.07 WIB
162 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- General Atomics sedang memperluas kemampuan serangan MQ-9 Reaper dengan senjata jarak jauh.
- MQ-9B memiliki potensi untuk meningkatkan misi serangan dalam konflik tinggi.
- Pesawat ini menarik bagi banyak negara sebagai solusi untuk operasi pengintaian dan serangan.
Pasifik Barat dan Selatan, Amerika Serikat - General Atomics sedang mengembangkan kemampuan drone MQ-9 Reaper agar dapat membawa dan meluncurkan rudal jelajah dengan jangkauan yang sangat jauh. Drone ini, yang juga dikenal sebagai Predator B, sebelumnya digunakan terutama sebagai alat pengumpulan intelijen dengan kemampuan pengintaian yang lama.
Varian terbaru MQ-9 seperti SkyGuardian dan SeaGuardian akan mampu mengintai di titik tertentu selama berjam-jam sebelum meluncurkan serangan secara presisi. Senjata yang sedang diuji termasuk rudal AGM-158 JASSM, LRASM yang merupakan versi anti-kapal, dan Joint Strike Missile dari Kongsberg dan Raytheon.
Drone ini dirancang untuk melaksanakan misi serang dari jarak jauh, memungkinkan operasi tanpa harus memasuki zona bahaya langsung musuh. MQ-9B memiliki kapasitas angkut yang besar sehingga dapat membawa senjata berteknologi tinggi sambil tetap mempertahankan daya tahan terbangnya yang khas.
Rencana uji penerbangan rudal bersama MQ-9B diharapkan dimulai pada 2026. Drone ini dapat beroperasi dari pangkalan yang dekat dengan kawasan konflik dan bekerja sama dengan pasukan AS serta sekutu, memberikan fleksibilitas taktis yang lebih besar di medan tempur modern.
Selain digunakan oleh Angkatan Udara AS, berbagai negara seperti Inggris, Jepang, dan Kanada juga mengoperasikan varian MQ-9B. Drone ini sudah ikut berpartisipasi dalam latihan militer besar yang melibatkan angkatan laut AS, menandakan perannya yang semakin penting di operasi gabungan dan maritim.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/military/reaper-drones-get-long-range-weapons-capabilities
[1] https://www.interestingengineering.com/military/reaper-drones-get-long-range-weapons-capabilities
Analisis Ahli
David R. Alexander
"Ekspansi kemampuan persenjataan MQ-9B memberikan nilai tambah pada platform yang sudah terbukti, memungkinkan perlindungan area lebih luas dengan risiko lebih kecil bagi manusia."
John Venable (Pakar Tempur Drone)
"Penggunaan drone bersenjata jarak jauh merupakan evolusi alami dalam kemampuan tempur tanpa awak, tapi keberhasilan operasional tergantung pada interoperabilitas dan kemampuan untuk menanggapi ancaman dinamis secara real-time."
Analisis Kami
"Peningkatan peran serang drone MQ-9 dengan rudal jarak jauh sangat strategis mengingat kondisi geopolitik saat ini, terutama di Pasifik Barat yang penuh ketegangan. Namun, tantangan terbesar ada pada pengembangan sistem integrasi dan taktik penggunaan yang efektif agar drone tidak terjebak dalam pertahanan udara musuh yang semakin canggih."
Prediksi Kami
Integrasi persenjataan jarak jauh ke MQ-9 Reaper akan mengubah paradigma operasi drone militer, menjadikannya bukan hanya alat pengintai tetapi juga platform serang utama di medan perang modern, terutama di kawasan Pasifik yang rawan konflik.





