Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

MQ-9 Reaper Ditingkatkan dengan Rudal Jarak Jauh untuk Misi Serang Strategis

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (1mo ago) management-and-strategy (1mo ago)
25 Feb 2026
135 dibaca
2 menit
MQ-9 Reaper Ditingkatkan dengan Rudal Jarak Jauh untuk Misi Serang Strategis

Rangkuman 15 Detik

General Atomics sedang memperluas kemampuan serangan MQ-9 Reaper dengan senjata jarak jauh.
MQ-9B memiliki potensi untuk meningkatkan misi serangan dalam konflik tinggi.
Pesawat ini menarik bagi banyak negara sebagai solusi untuk operasi pengintaian dan serangan.
General Atomics sedang mengembangkan kemampuan drone MQ-9 Reaper agar dapat membawa dan meluncurkan rudal jelajah dengan jangkauan yang sangat jauh. Drone ini, yang juga dikenal sebagai Predator B, sebelumnya digunakan terutama sebagai alat pengumpulan intelijen dengan kemampuan pengintaian yang lama. Varian terbaru MQ-9 seperti SkyGuardian dan SeaGuardian akan mampu mengintai di titik tertentu selama berjam-jam sebelum meluncurkan serangan secara presisi. Senjata yang sedang diuji termasuk rudal AGM-158 JASSM, LRASM yang merupakan versi anti-kapal, dan Joint Strike Missile dari Kongsberg dan Raytheon. Drone ini dirancang untuk melaksanakan misi serang dari jarak jauh, memungkinkan operasi tanpa harus memasuki zona bahaya langsung musuh. MQ-9B memiliki kapasitas angkut yang besar sehingga dapat membawa senjata berteknologi tinggi sambil tetap mempertahankan daya tahan terbangnya yang khas. Rencana uji penerbangan rudal bersama MQ-9B diharapkan dimulai pada 2026. Drone ini dapat beroperasi dari pangkalan yang dekat dengan kawasan konflik dan bekerja sama dengan pasukan AS serta sekutu, memberikan fleksibilitas taktis yang lebih besar di medan tempur modern. Selain digunakan oleh Angkatan Udara AS, berbagai negara seperti Inggris, Jepang, dan Kanada juga mengoperasikan varian MQ-9B. Drone ini sudah ikut berpartisipasi dalam latihan militer besar yang melibatkan angkatan laut AS, menandakan perannya yang semakin penting di operasi gabungan dan maritim.

Analisis Ahli

David R. Alexander
Ekspansi kemampuan persenjataan MQ-9B memberikan nilai tambah pada platform yang sudah terbukti, memungkinkan perlindungan area lebih luas dengan risiko lebih kecil bagi manusia.
John Venable (Pakar Tempur Drone)
Penggunaan drone bersenjata jarak jauh merupakan evolusi alami dalam kemampuan tempur tanpa awak, tapi keberhasilan operasional tergantung pada interoperabilitas dan kemampuan untuk menanggapi ancaman dinamis secara real-time.