Anthropic Tuding Pemerintah AS Pakai AI untuk Senjata, Ada Ketegangan Baru
Teknologi
Kecerdasan Buatan
24 Feb 2026
244 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Anthropic berkomitmen untuk menggunakan AI dengan cara yang tidak membahayakan masyarakat.
Ketegangan antara Anthropic dan pemerintah AS dapat memengaruhi perkembangan teknologi AI di masa depan.
Pertemuan antara Anthropic dan DOD menunjukkan pentingnya dialog antara perusahaan teknologi dan pemerintah.
Anthropic adalah perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi kecerdasan buatan (AI). Didirikan oleh mantan karyawan OpenAI pada tahun 2021, Anthropic kini mulai dikenal luas karena produknya yang bernama Claude dan juga karena ketegangan yang muncul dengan pemerintah Amerika Serikat.
Perusahaan ini baru-baru ini meminta pemerintah AS agar tidak menggunakan model AI-nya untuk membuat senjata otomatis atau perangkat mata-mata yang mengawasi masyarakat. Mereka ingin memastikan bahwa teknologi yang dibuatnya digunakan secara etis dan terbatas untuk tujuan yang benar.
Meski begitu, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat menyatakan mereka memakai model AI dari Anthropic sesuai dengan hukum tanpa adanya pembatasan. Bahkan Anthropic adalah satu-satunya perusahaan AI yang modelnya digunakan dalam jaringan rahasia Departemen Pertahanan AS sejak Februari 2026.
Anthropic mendapatkan kontrak besar senilai 200 juta dolar AS pada tahun 2025 lalu dari Kementerian Pertahanan. Namun, sikap tegas perusahaan memicu ketegangan dengan pemerintah yang membuat CEO Anthony, Dario Amodei, dijadwalkan bertemu langsung dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth di Pentagon untuk membahas hal ini.
Perusahaan menyatakan komitmennya pada keamanan nasional dan sedang melakukan diskusi yang produktif dengan pihak pemerintah. Sementara itu, nilai perusahaan semakin besar dengan pendanaan baru senilai 30 miliar dolar AS dan valuasi mencapai 380 miliar dolar AS.
Analisis Ahli
Stuart Russell
Penggunaan AI untuk tujuan militer harus diawasi dengan ketat agar teknologi ini tidak disalahgunakan dan membahayakan masyarakat secara luas.Joy Buolamwini
Ketegangan ini mencerminkan perlunya transparansi dan keadilan dalam pengembangan AI, terutama ketika teknologi digunakan oleh pemerintah.
