
Courtesy of InterestingEngineering
Pentagon Mulai Gunakan AI Grok xAI, Tantang Dominasi Anthropic di Sistem Rahasia Militer
Artikel ini membahas bagaimana Pentagon mempertimbangkan ekspansi dan diversifikasi penggunaan AI dalam sistem rahasia dengan memasukkan model Grok dari xAI, sekaligus menyikapi ketegangan dengan Anthropic. Ini relevan karena menentukan masa depan adopsi AI dalam infrastruktur pertahanan dan keamanan nasional AS.
24 Feb 2026, 22.45 WIB
154 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kementerian Pertahanan AS mulai mencari alternatif untuk model AI setelah ketegangan dengan Anthropic.
- xAI dan model Grok diizinkan untuk beroperasi dalam sistem klasifikasi militer, menandakan diversifikasi dalam penggunaan AI.
- Batasan penggunaan model AI dalam konteks militer menjadi isu penting dalam hubungan antara penyedia teknologi dan Kementerian Pertahanan.
Washington D.C., Amerika Serikat - Pentagon tengah bersiap memperluas penggunaan sistem AI di jaringan rahasia militer yang sangat sensitif. Hingga kini, model AI dari Anthropic yaitu Claude adalah satu-satunya yang diizinkan untuk digunakan dalam sistem ini. Hal ini memberikan peran sentral bagi Anthropic dalam workflow operasi militer penting seperti analisis intelijen dan pengembangan senjata canggih.
Namun, ketegangan muncul di antara Pentagon dan Anthropic mengenai batasan penggunaan AI. Pentagon ingin bisa menggunakan AI untuk berbagai keperluan, termasuk pengawasan dan senjata otonom. Sayangnya, Anthropic menolak mengurangi pembatasan yang mereka terapkan pada Claude, bahkan saat AI itu digunakan di lingkungan pemerintah yang aman.
Karena penolakan ini, Pentagon mulai mempertimbangkan opsi lain dan menggandeng perusahaan Elon Musk, xAI, yang model AI-nya bernama Grok telah menyetujui akses penuh sesuai aturan Departemen Pertahanan. Dengan kesepakatan ini, Grok dapat mulai digunakan dalam jaringan militer yang sangat rahasia, walaupun ada pertanyaan tentang kematangan teknis dan kesiapan operasional Grok.
Selain xAI, beberapa perusahaan besar lain seperti Google dan OpenAI juga sudah beroperasi di sistem militer yang tidak diklasifikasi dan tengah bernegosiasi untuk masuk ke jaringan rahasia. Pentagon memandang penting untuk mendiversifikasi penyedia AI demi mengurangi risiko bila harus menjauh dari Anthropic. Namun mengganti sistem yang telah terintegrasi dalam workflow sangatlah rumit dan berpotensi mengganggu operasi militer.
Kasus penggunaan AI dalam operasi militer sudah sangat dalam, dimana Claude bahkan mendukung misi penting seperti evakuasi Presiden Nicolás Maduro di Venezuela. Kini Pentagon dihadapkan pada keputusan strategis penting terkait performa, kontrol operasional, dan risiko etis dalam mengadopsi teknologi AI yang semakin mendalam di pertahanan nasional.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/ai-robotics/musk-grok-joins-classified-military-systems
[1] https://www.interestingengineering.com/ai-robotics/musk-grok-joins-classified-military-systems
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Diversifikasi platform AI dalam sistem militer sangat penting untuk menghindari ketergantungan berlebihan dan meningkatkan inovasi, namun perlu keseimbangan ketat antara kinerja dan etika."
Fei-Fei Li
"Penggunaan AI di lingkungan militer membawa tantangan etis besar, dan setiap sistem harus melalui audit ketat serta pengembangan berkelanjutan untuk mencegah penyalahgunaan dan kesalahan operasional."
Analisis Kami
"Keputusan Pentagon untuk membuka akses bagi model AI lain adalah langkah cerdas mengingat kebutuhan operasional yang luas dan tekanan untuk fleksibilitas penggunaan AI. Namun, aspek keamanan dan integrasi teknis yang kompleks akan menjadi penghalang utama, yang bisa menyebabkan gangguan dalam jangka pendek sebelum tercapai stabilitas penuh."
Prediksi Kami
Ke depan, kemungkinan besar Pentagon akan mengurangi kebergantungan pada Anthropic dan mulai mengintegrasikan model AI lain seperti Grok dari xAI, Google Gemini, dan OpenAI ChatGPT dalam sistem rahasia mereka, dengan tantangan besar pada proses validasi dan mitigasi risiko etis.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang sedang dipersiapkan oleh Kementerian Pertahanan AS terkait sistem kecerdasan buatan?A
Kementerian Pertahanan AS sedang mempersiapkan untuk memperluas sistem kecerdasan buatan yang berjalan di dalam jaringan klasifikasi mereka.Q
Siapa yang menandatangani perjanjian dengan Kementerian Pertahanan untuk menggunakan model AI?A
Elon Musk's xAI menandatangani perjanjian dengan Kementerian Pertahanan untuk menggunakan model Grok mereka.Q
Mengapa hubungan antara Kementerian Pertahanan dan Anthropic sedang tegang?A
Hubungan antara Kementerian Pertahanan dan Anthropic tegang karena Anthropic menolak untuk menghapus batasan penggunaan model Claude mereka.Q
Apa yang menjadi fokus utama dari model Grok yang dikembangkan oleh xAI?A
Grok berfokus pada aplikasi hukum dan dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk lingkungan militer.Q
Bagaimana dampak dari keputusan Kementerian Pertahanan untuk memperluas penggunaan model AI dalam sistem klasifikasi?A
Keputusan ini dapat mempengaruhi bagaimana kecerdasan buatan diintegrasikan ke dalam infrastruktur pertahanan AS.



