Spotify Luncurkan Fitur AI 'Prompted Playlist' untuk Pengalaman Musik Personal
Teknologi
Kecerdasan Buatan
23 Feb 2026
54 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Fitur Prompted Playlist memungkinkan pengguna membuat daftar putar kustom dengan deskripsi mereka sendiri.
Spotify terus memperluas fitur berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Pengguna dapat mengatur daftar putar untuk secara otomatis diperbarui berdasarkan preferensi musik mereka.
Spotify kini menghadirkan fitur baru bernama 'Prompted Playlist' yang memanfaatkan teknologi AI untuk membantu pengguna membuat playlist musik hanya dengan menjelaskan apa yang mereka ingin dengar menggunakan kata-kata mereka sendiri. Fitur ini memudahkan pengguna dalam mencari musik karena mereka tidak perlu mencari lagu atau artis secara manual.
Awalnya fitur ini telah diuji coba di Selandia Baru dan kemudian diperluas ke Amerika Serikat dan Kanada. Kini, Spotify meluncurkannya ke pelanggan Premium di Inggris, Irlandia, Australia, dan Swedia. Dengan begitu, pengguna di negara-negara tersebut dapat menikmati kemudahan dalam menciptakan playlist sesuai suasana hati, aktivitas, atau inspirasi mereka.
Pengguna hanya perlu memilih opsi 'Create' kemudian 'Prompted Playlist' lalu memasukkan prompt dalam bahasa Inggris. Prompt ini bisa sangat luas atau spesifik, misalnya menyebutkan genre, era musik, aktivitas, atau bahkan kenangan pribadi. Spotify menggunakan AI untuk menggabungkan preferensi pendengar, tren musik saat ini, dan isi permintaan untuk menghasilkan playlist yang tepat.
Spotify juga memberikan opsi bagi pengguna untuk menyetel playlist agar otomatis diperbarui secara harian atau mingguan sehingga playlist selalu segar dan sesuai dengan selera yang terus berubah. Meskipun masih dalam masa beta dan ada batas pemakaian sekitar 20 hingga 30 prompt, Spotify terbuka menerima masukan untuk penyempurnaan fitur tersebut.
Selain 'Prompted Playlist', Spotify juga mengembangkan fitur AI lainnya seperti Page Match yang menghubungkan halaman buku dengan audiobook, About the Song, serta menyediakan terjemahan lirik secara global. Spotify juga bekerja sama dengan SeatGeek agar pengguna mudah mendapatkan tiket konser, dan mulai menjajaki penjualan buku fisik langsung dari aplikasi mereka di AS dan Inggris.
Analisis Ahli
Gustav Söderström
Penggunaan AI memungkinkan proses pengembangan perangkat lunak di Spotify menjadi lebih efisien, hingga tidak ada kode baru yang ditulis sejak Desember, ini menunjukkan masa depan pengembangan berbasis AI yang menjanjikan.
