
Courtesy of TechCrunch
OpenAI dan Konsultan Besar Bersatu Dorong AI Masuk Perusahaan 2026
OpenAI berupaya memperluas bisnisnya di segmen enterprise dengan membentuk kemitraan strategis bersama empat perusahaan konsultan besar untuk mendorong adopsi teknologi AI secara menyeluruh dan terintegrasi di perusahaan, bukan sekadar menambahkan AI ke proses yang sudah ada.
24 Feb 2026, 01.11 WIB
226 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- OpenAI membentuk kemitraan dengan perusahaan konsultasi untuk mempercepat adopsi teknologi AI di kalangan perusahaan.
- Teknologi OpenAI Frontier memungkinkan pengguna untuk mengelola AI tanpa memerlukan keterampilan pengkodean.
- Perusahaan konsultasi berperan penting dalam membantu perusahaan merestrukturisasi strategi dan proses untuk memanfaatkan AI secara efektif.
OpenAI kini menjalin kemitraan dengan empat perusahaan konsultan besar, yaitu Boston Consulting Group, McKinsey, Accenture, dan Capgemini, dalam sebuah aliansi bernama Frontier Alliance. Tujuannya adalah untuk memperluas penggunaan teknologi AI mereka di sektor perusahaan besar dengan pendekatan yang lebih strategis dan terintegrasi.
Aliansi ini menandai langkah OpenAI untuk tidak hanya menjual teknologi, tapi juga membantu perusahaan mengubah strategi dan proses bisnisnya dengan bantuan dari para konsultan ahli. Ini dilakukan melalui produk OpenAI Frontier yang merupakan platform no-code untuk membuat dan mengelola agen AI secara mudah.
Tim Forward Deployed Engineering dari OpenAI akan berkolaborasi langsung dengan konsultan untuk memasangkan teknologi AI mereka ke dalam sistem teknologi klien secara efektif dan digunakan secara optimal dalam operasional bisnis sehari-hari.
OpenAI mengakui bahwa adopsi AI di perusahaan masih lambat karena sulitnya mendapatkan manfaat nyata. Oleh karena itu, pendekatan mereka adalah memastikan AI tidak hanya sebagai alat tambahan, tapi bagian dari perubahan strategi bisnis yang mendalam.
Selain kemitraan ini, OpenAI juga telah membuat kesepakatan penting dengan perusahaan seperti Snowflake dan ServiceNow, menandai komitmen kuat untuk mendorong AI di sektor enterprise pada tahun 2026 dan seterusnya.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/23/openai-calls-in-the-consultants-for-its-enterprise-push/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/23/openai-calls-in-the-consultants-for-its-enterprise-push/
Analisis Ahli
Christoph Schweizer
"AI tidak akan menggerakkan transformasi sendirian, diperlukan strategi dan kultur yang mendukung agar hasilnya berkelanjutan."
Analisis Kami
"Langkah OpenAI menggabungkan kekuatan dengan perusahaan konsultan besar adalah strategi jitu karena perubahan teknologi besar memerlukan bimbingan ahli yang memahami industri secara mendalam. Namun, tantangan sesungguhnya adalah memastikan bahwa integrasi AI ini benar-benar menghasilkan nilai tambah nyata dan bukan hanya sekadar adopsi teknologi tanpa hasil yang terukur."
Prediksi Kami
Dengan kemitraan ini, adopsi teknologi AI di perusahaan besar kemungkinan akan meningkat pesat pada 2026 karena pemberdayaan konsultan untuk mengintegrasikan AI ke dalam strategi dan operasional bisnis secara menyeluruh.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu Frontier Alliance yang diumumkan OpenAI?A
Frontier Alliance adalah kemitraan multi-tahun antara OpenAI dan empat perusahaan konsultasi besar untuk meningkatkan adopsi teknologi AI di perusahaan.Q
Mengapa OpenAI memilih untuk bermitra dengan perusahaan konsultasi besar?A
OpenAI bermitra dengan perusahaan konsultasi besar untuk membantu perusahaan mengubah strategi dan proses mereka agar dapat mengadopsi teknologi AI secara efektif.Q
Apa teknologi yang ditawarkan OpenAI dalam kemitraan ini?A
OpenAI menawarkan platform Frontier yang memungkinkan pengguna membangun, menyebarkan, dan mengelola agen AI tanpa kode.Q
Apa tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mengadopsi AI?A
Perusahaan menghadapi tantangan dalam menemukan pengembalian investasi yang berarti dari penggunaan AI.Q
Siapa yang memimpin upaya penjualan perusahaan di OpenAI?A
Barret Zoph ditunjuk untuk memimpin upaya penjualan perusahaan di OpenAI.




