
Courtesy of TechCrunch
Pekerja Korea Utara Gunakan Identitas Curian untuk Kerja Ilegal di AS
Mengungkap dan menjelaskan bagaimana operasi pencurian identitas ini memungkinkan pekerja Korea Utara bekerja secara ilegal di AS dan bagaimana hal ini membahayakan keamanan nasional serta bisnis Amerika Serikat.
21 Feb 2026, 00.38 WIB
297 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pencurian identitas merupakan masalah serius yang digunakan untuk membantu rezim Korea Utara.
- Operasi seperti Upworksell menunjukkan bagaimana teknologi dapat disalahgunakan untuk menyokong kegiatan ilegal.
- Penegakan hukum internasional semakin aktif dalam menangani kejahatan siber yang melibatkan negara-negara yang dikenakan sanksi.
Kyiv, Ukraina - Seorang pria Ukraina bernama Oleksandr Didenko dihukum lima tahun penjara karena terlibat dalam skema pencurian identitas yang memudahkan pekerja Korea Utara bekerja secara ilegal di Amerika Serikat. Ia memungkinkan penggunaan identitas curian warga AS untuk mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan di AS.
Melalui situs Upworksell yang dikelolanya, Didenko menawarkan identitas yang dicuri untuk disewa atau dibeli oleh orang-orang yang bekerja di luar negeri, termasuk pekerja Korea Utara. Hal ini memungkinkan pekerja Korea Utara menerima gaji mereka dari perusahaan AS secara ilegal dan mengirimkannya ke Pyongyang.
FBI berhasil menyita situs Upworksell pada tahun 2024 dan mengalihkan lalu lintas penggunanya. Didenko sendiri ditangkap di Polandia, diekstradisi ke Amerika Serikat, dan mengaku bersalah atas semua tuduhan yang diberikan kepadanya.
Skema ini membantu Korea Utara menghindari sanksi internasional dengan menyembunyikan sumber pendapatan rezim, yang kemudian digunakan untuk mendukung program senjata nuklir mereka. Selain itu, pekerja Korea Utara juga terlibat dalam pencurian data perusahaan dan dapat melakukan pemerasan.
Para pakar keamanan memperingatkan bahwa skema seperti ini semakin meningkat dan menjadi ancaman serius bagi keamanan bisnis dan teknologi di AS dan negara-negara Barat lainnya. Diperlukan langkah bersama yang lebih efektif untuk memerangi praktik ilegal ini.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/20/ukrainian-man-jailed-for-identity-theft-that-helped-north-koreans-get-jobs-at-us-companies/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/20/ukrainian-man-jailed-for-identity-theft-that-helped-north-koreans-get-jobs-at-us-companies/
Analisis Ahli
Mikko Hypponen (Chief Research Officer, F-Secure)
"Kasus ini adalah contoh nyata bagaimana ancaman siber tidak hanya berasal dari hacker biasa tapi juga negara-negara yang memanfaatkan strategi jangka panjang untuk mempengaruhi ekonomi dan keamanan negara lain melalui metode yang sulit dideteksi."
Clint Watts (Ahli Keamanan Siber dan Mantan Agen FBI)
"Pemerintah harus lebih agresif dalam kerjasama internasional untuk membongkar jaringan ini, karena skema pencurian identitas yang digunakan oleh rezim Korea Utara memiliki efek domino yang mengancam bisnis dan keamanan teknologi global."
Analisis Kami
"Kasus ini menunjukkan betapa serius dan luasnya pelanggaran keamanan siber yang melibatkan negara-negara yang dilarang oleh sanksi internasional. Penindakan hukum memang krusial, tapi perlu juga memperkuat pengawasan dan edukasi perusahaan agar tidak mudah terjebak dalam skema identitas curian dan penyalahgunaan tenaga kerja asing ilegal."
Prediksi Kami
Operasi seperti ini kemungkinan akan semakin canggih dan meluas, dengan upaya yang lebih besar dari pemerintah dan lembaga internasional untuk mendeteksi dan menindak tindak kriminal semacam ini guna melindungi keamanan nasional dan dunia bisnis.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Oleksandr Didenko?A
Oleksandr Didenko adalah seorang pria Ukraina yang dihukum karena menjalankan operasi pencurian identitas untuk membantu pekerja Korea Utara.Q
Apa itu Upworksell?A
Upworksell adalah situs web yang menjual atau menyewakan identitas curian kepada pekerja luar negeri, termasuk dari Korea Utara.Q
Apa yang dilakukan FBI terhadap Upworksell?A
FBI menyita Upworksell dan mengalihkan lalu lintasnya ke server mereka setelah menangkap Didenko.Q
Mengapa pekerja Korea Utara dianggap sebagai ancaman ganda?A
Pekerja Korea Utara dianggap sebagai ancaman ganda karena melanggar sanksi AS, mencuri data sensitif, dan melakukan pemerasan terhadap perusahaan.Q
Apa yang dilakukan oleh Korea Utara dengan pendapatan yang diperoleh dari pekerja mereka?A
Korea Utara menggunakan pendapatan yang diperoleh dari pekerja mereka untuk mendanai program senjata nuklirnya.




