Arab Saudi Suntik Rp 50 Triliun ke AI Elon Musk untuk Perluas Peran Global
Courtesy of CNBCIndonesia

Arab Saudi Suntik Rp 50 Triliun ke AI Elon Musk untuk Perluas Peran Global

Memberi informasi tentang investasi besar Arab Saudi di perusahaan AI Elon Musk sebagai bagian dari strategi memperluas peran di industri AI global dan mendorong diversifikasi ekonomi.

20 Feb 2026, 07.50 WIB
110 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Arab Saudi aktif berinvestasi dalam kecerdasan buatan untuk diversifikasi ekonomi.
  • Humain menjadi pemegang saham minoritas yang signifikan di xAI.
  • Akuisisi xAI oleh SpaceX menandakan konsolidasi antara bisnis AI dan teknologi roket.
Jakarta, Indonesia - Arab Saudi semakin serius dalam mengembangkan sektor kecerdasan buatan (AI) dengan melakukan investasi besar. Melalui perusahaan AI milik kerajaan mereka, Humain, Arab Saudi menanamkan dana sebesar Rp 50.10 triliun (US$3 miliar) ke dalam perusahaan AI milik Elon Musk, xAI. Investasi ini dilakukan dalam putaran pendanaan Seri E yang kemudian berlanjut menuju akuisisi oleh perusahaan roket SpaceX.
Dengan investasi tersebut, Humain menjadi pemegang saham minoritas yang cukup signifikan di xAI. Setelah SpaceX resmi mengakuisisi xAI, saham Humain di xAI otomatis dikonversikan menjadi saham SpaceX, sehingga Arab Saudi juga ikut memiliki bagian di perusahaan teknologi luar angkasa milik Elon Musk.
Investasi ini merupakan bagian dari strategi Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak. Mereka berusaha menangkap peluang besar di bidang komputasi dan teknologi AI yang sedang tumbuh pesat di dunia, dengan membangun infrastruktur pusat data AI berkapasitas besar bersama xAI.
Pada periode sebelumnya, Humain dan xAI telah mengumumkan kemitraan untuk membangun pusat data AI dengan kapasitas 500 megawatt. Bersama dengan dana yang berhasil dihimpun xAI pada Januari senilai Rp 334.00 triliun (US$20 miliar) , investasi ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan model AI baru dan infrastruktur yang mampu bersaing dengan perusahaan AI top seperti OpenAI dan Anthropic.
SpaceX mengakuisisi xAI sebagai langkah konsolidasi besar yang menggabungkan bisnis AI dan teknologi roket dalam satu ekosistem. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat integrasi teknologi canggih dan mempercepat inovasi sekaligus memantapkan posisi Arab Saudi dalam peta industri kecerdasan buatan global.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260220040629-37-712295/elon-musk-dapat-uang-rp-50-triliun-dari-arab-saudi

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Investasi besar dari negara-negara seperti Arab Saudi menunjukkan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan pusat dari strategi ekonomi global yang akan memengaruhi hampir semua sektor."
Fei-Fei Li
"Kolaborasi dan konsolidasi antara perusahaan AI dan teknologi luar angkasa membuka peluang baru untuk mempercepat inovasi, meskipun tetap harus diawasi dari segi etika dan akses teknologi."

Analisis Kami

"Langkah agresif Arab Saudi ini menandai bahwa negara-negara kaya sumber daya kini benar-benar serius beradaptasi dengan teknologi maju demi masa depan yang lebih berkelanjutan dan berinovasi. Sinergi antara AI dan teknologi ruang angkasa yang dimiliki Elon Musk bisa menciptakan inovasi besar yang mengubah industri secara global, namun juga menimbulkan tantangan baru terkait penguasaan teknologi dan geopolitik."

Prediksi Kami

Investasi ini diperkirakan akan memperkuat posisi Arab Saudi di industri AI global dan mendorong percepatan teknologi AI yang terintegrasi dengan eksplorasi ruang angkasa di bawah kendali Elon Musk dan SpaceX.