ByteDance Luncurkan Doubao 2.0, Saingi DeepSeek dan Alibaba di Pasar AI China
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Feb 2026
37 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
ByteDance meluncurkan Doubao 2.0 untuk bersaing di pasar AI.
DeepSeek menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk mengembangkan model AI yang inovatif.
Pengguna aktif Doubao menunjukkan dominasi di pasar aplikasi AI di Tiongkok.
ByteDance baru saja merilis Doubao 2.0, versi terbaru dari aplikasi kecerdasan buatan yang paling banyak digunakan di China. Peluncuran ini terjadi menjelang Tahun Baru Imlek, saat penggunaan aplikasi AI di China diprediksi meningkat pesat karena banyak orang berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Perusahaan ini ingin menghindari kejutan serupa dengan DeepSeek yang tahun lalu berhasil menarik perhatian global dengan teknologi yang setara OpenAI tetapi dengan biaya lebih rendah. Doubao 2.0 hadir dengan kemampuan penalaran kompleks dan bisa mengerjakan tugas yang membutuhkan banyak langkah, dibandingkan hanya menjawab pertanyaan sederhana.
Selain itu, ByteDance juga merilis Seedance 2.0, sebuah model AI untuk pembuatan video yang langsung viral di media sosial China dan mendapat pujian dari tokoh global seperti Elon Musk. Ini menunjukkan ambisi ByteDance untuk tetap menjadi pemimpin di era 'agen AI' yang mengerjakan tugas-tugas nyata secara otomatis.
Doubao 2.0 menawarkan biaya penggunaan jauh lebih rendah dibanding model AI tinggi lainnya, yang penting ketika AI dipakai untuk tugas nyata yang membutuhkan banyak data. Saat ini, Doubao dipakai oleh 155 juta pengguna aktif mingguan, jauh mengalahkan DeepSeek dengan 81,6 juta pengguna aktif.
Namun, Doubao harus menghadapi persaingan sengit dari Alibaba yang mengeluarkan kampanye kupon senilai 3 miliar yuan untuk menarik pengguna ke aplikasi AI mereka, Qwen. Kampanye ini berhasil meningkatkan pengguna aktif harian Qwen dari 7 juta menjadi 58 juta, mendekati jumlah Doubao.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Strategi ByteDance yang menggabungkan kecanggihan teknis dengan efisiensi biaya adalah langkah maju penting dalam menjembatani gap teknologi AI antara China dan Silicon Valley.Fei-Fei Li
Dengan kemampuan multi-tahap yang semakin kompleks, Doubao 2.0 dapat menjadi standar baru bagi interaksi AI yang lebih natural dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.

