AI summary
Meta berencana untuk masuk ke pasar jam tangan pintar dengan fitur kesehatan dan AI. Kacamata pintar Ray-Ban yang diluncurkan Meta mengalami permintaan tinggi yang menghambat peluncuran internasional. Persaingan di pasar jam tangan pintar semakin ketat dengan kehadiran pemain besar seperti Apple dan Google. Meta berencana meluncurkan smartwatch terbaru yang diberi kode Malibu 2 dengan fitur kesehatan dan kecerdasan buatan (AI) pada tahun ini. Ini menjadi kelanjutan dari rencana awal mereka yang dibatalkan pada 2022 karena masalah teknis dan penghematan biaya.Smartwatch ini akan hadir sebelum Meta meluncurkan kacamata realitas campuran bernama Phoenix yang kini ditunda hingga 2027. Pembelajaran dari peluncuran Ray-Ban Display AR glasses tahun lalu yang mendapat respon positif melatarbelakangi peluncuran gadget baru ini.Meta menghadapi persaingan keras di pasar wearable karena perusahaan teknologi besar lain seperti Apple juga dikabarkan sedang mengembangkan kacamata AI yang akan diluncurkan tahun depan. Selain Apple, Google, Garmin, Samsung, dan Fitbit juga bersaing di segmen smartwatch.Ray-Ban Display menggunakan neural wristband untuk kontrol gesture, tapi keberadaan smartwatch baru ini memungkinkan kontrol yang lebih praktis dan fungsional. Meta berusaha menyatukan teknologi AR dan AI dalam perangkat wearable yang mudah digunakan dan populer.Jika smartwatch Malibu 2 sukses, ini dapat memperkuat posisi Meta di pasar gadget wearable dan meningkatkan persaingan di ranah perangkat untuk kesehatan dan augmented reality, sekaligus memperluas ekosistem produk Meta.
Peluncuran Malibu 2 bisa menjadi titik balik penting bagi Meta untuk membuktikan kemampuan mereka dalam pasar wearable yang sudah sangat kompetitif. Namun, keberhasilan mereka juga sangat tergantung pada bagaimana mereka mampu mengintegrasikan pengalaman AI dan kesehatan secara mulus, karena konsumen kini sangat selektif dalam memilih perangkat.