TLDR
Robot humanoid Agibot dapat melakukan gerakan kompleks dengan keseimbangan yang baik. Acara Agibot Night menunjukkan kemampuan robot dalam konteks sosial dan budaya. Produksi massal robot Expedition A3 diharapkan dapat memenuhi permintaan yang tinggi di masa depan. Agibot baru saja memperkenalkan robot humanoid terbaru mereka, Expedition A3, yang mampu melakukan beragam gerakan berbahaya dan kompleks mirip seni bela diri Kung Fu. Robot ini menunjukkan kemampuannya dalam tendangan melayang dan gerakan memutar di udara, memperlihatkan keseimbangan dan koordinasi yang luar biasa.Video yang beredar memperlihatkan robot menjalankan gerakan secara langsung di studio tanpa bantuan efek komputer atau AI, yang membuktikan bahwa kemampuannya sudah nyata dan siap untuk diterapkan dalam dunia nyata. Robot ini dirancang khusus untuk interaksi langsung dengan manusia di bidang hiburan dan acara promosi.Agibot juga menggelar acara Agibot Night di Shanghai, yaitu pertunjukan selama satu jam yang menampilkan 16 robot humanoid melakukan musik, tari, dan komedi secara sinkron. Pertunjukan ini menjadi bukti bahwa robot pintar dapat berfungsi dalam lingkungan sosial dan budaya dengan stabil dan seimbang.Expedition A3 memiliki rangkaian fitur canggih seperti exoskeleton ringan yang meningkatkan kelincahan, baterai ganda untuk daya tahan hingga delapan jam, dan teknologi interaksi tanpa kata kunci yang membuat komunikasi lebih natural. Perusahaan berencana memproduksi massal robot ini mulai 2026 dan memperluas pasar ke luar China, termasuk Amerika Serikat.Dengan kemajuan ini, robot humanoid semakin dekat dengan penggunaan sehari-hari di berbagai bidang mulai dari panduan di toko, hiburan, hingga acara promosi. Kesuksesan Agibot menjadi tanda bahwa embodied intelligence kini sudah siap untuk masuk ke masa depan yang lebih interaktif dan dinamis.