
Courtesy of TechCrunch
Terra Industries Raup Dana Rp409 Miliar Bangun Sistem Pertahanan Otonom Afrika
Membangun perusahaan pertahanan utama Afrika yang merancang sistem otonom dan infrastruktur untuk memonitor dan melindungi aset penting dari ancaman bersenjata, dengan fokus pada negara-negara di sub-Sahara dan wilayah Sahel yang menghadapi risiko terorisme tinggi.
16 Feb 2026, 15.01 WIB
95 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Terra Industries berkomitmen untuk meningkatkan keamanan infrastruktur di Afrika melalui teknologi defensetech.
- Perusahaan telah berhasil menarik perhatian investor dengan pertumbuhan dan kontrak yang cepat.
- Kemitraan internasional dengan AIC Steel menunjukkan langkah ekspansi yang strategis bagi Terra Industries.
Lagos, Nigeria - Terra Industries adalah startup asal Nigeria yang didirikan oleh Nathan Nwachuku dan Maxwell Maduka pada tahun 2024 dengan tujuan membantu negara-negara Afrika dalam memonitor dan melawan ancaman keamanan, termasuk terorisme, dengan menggunakan teknologi canggih dan sistem pertahanan otonom.
Setelah mendapat pendanaan awal sebesar Rp 196.22 miliar ($11,75 juta) , Terra berhasil menambah pendanaan sebesar Rp 367.40 miliar ($22 juta) yang dipimpin oleh Lux Capital, menjadikan total dana yang dihimpun sebesar Rp 567.80 miliar ($34 juta) . Dana ini digunakan untuk mempercepat pengembangan produk dan ekspansi bisnis.
Perusahaan ini telah mencatatkan pendapatan komersial di atas Rp 41.75 miliar ($2,5 juta) dan melindungi aset dengan nilai sekitar Rp 183.70 triliun ($11 miliar) . Mereka juga telah mendapatkan kontrak dengan berbagai pemerintah dan perusahaan swasta, termasuk kerja sama dengan AIC Steel untuk mendirikan fasilitas pabrik di Arab Saudi.
Fokus Terra adalah negara-negara Afrika bagian sub-Sahara dan wilayah Sahel yang sangat terdampak oleh terorisme dan kehilangan infrastruktur penting. Mereka ingin memberikan solusi pertahanan efektif yang dapat mengurangi kerugian nyawa dan material secara signifikan.
Baca juga: Terra Industries: Perusuh Pertahanan Pan-Afrika Atasi Tantangan Keamanan dan Infrastruktur
Dengan dukungan investor besar dan kemitraan strategis, Terra Industries berencana memperluas jangkauan mereka ke negara-negara Afrika lain serta meningkatkan kapasitas manufaktur dan teknologinya di luar benua, mempertegas ambisinya sebagai perusahaan pertahanan utama pertama di Afrika.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/16/terra-industries-raises-22-million/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/16/terra-industries-raises-22-million/
Analisis Ahli
Dr. Emmanuel Adeyemi (Ahli Keamanan Siber Afrika)
"Inisiatif Terra Industries berpotensi merevolusi bagaimana negara-negara Afrika menangani ancaman keamanan dalam negeri mereka dengan solusi yang lebih responsif dan berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada intelijen dari kekuatan luar."
Analisis Kami
"Terra Industries menunjukkan bahwa startup pertahanan asal Afrika dapat bersaing di pasar global dengan memanfaatkan kebutuhan lokal yang mendesak dan inovasi teknologi otonom. Pendekatan mereka yang fokus pada solusi berbasis kawasan sangat strategis untuk mengatasi kesenjangan intelijen dan keamanan yang selama ini dikuasai oleh kekuatan asing."
Prediksi Kami
Dengan momentum yang cepat dan dukungan pendanaan yang kuat, Terra Industries kemungkinan akan menjadi pemain utama dalam pasar pertahanan Afrika, memperluas jangkauan teknologinya ke lebih banyak negara di benua tersebut serta memperkuat kapasitas manufaktur dan operasionalnya secara global.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan oleh Terra Industries?A
Terra Industries merancang infrastruktur dan sistem otonom untuk membantu negara-negara Afrika dalam memantau dan merespons ancaman.Q
Siapa pendiri Terra Industries?A
Pendiri Terra Industries adalah Nathan Nwachuku dan Maxwell Maduka.Q
Berapa total pendanaan yang berhasil dihimpun Terra Industries?A
Terra Industries telah menghimpun total pendanaan sebesar $34 juta.Q
Apa tujuan utama dari kemitraan antara Terra Industries dan AIC Steel?A
Tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk mendirikan fasilitas manufaktur bersama di Arab Saudi yang fokus pada infrastruktur pengawasan dan sistem keamanan.Q
Mengapa pendanaan tambahan ini dianggap mendesak oleh investor?A
Investor melihat adanya 'traksi yang lebih cepat dari yang diharapkan' dalam hal kesepakatan dan kemitraan, sehingga menciptakan urgensi untuk meningkatkan komitmen mereka.



