TLDR
Model digital twin dapat membantu arsitek merancang bangunan nol energi dengan lebih efisien. Sistem ini memungkinkan evaluasi real-time untuk kenyamanan dan penggunaan energi. Kolaborasi antara universitas meningkatkan inovasi dalam desain bangunan berkelanjutan. Dalam era perubahan iklim, bangunan dituntut untuk menggunakan energi secara efisien tanpa mengorbankan kenyamanan penghuninya. Sayangnya, alat desain tradisional sering kali menggunakan simulasi statis yang tidak memberikan umpan balik secara langsung, menyulitkan para arsitek dalam mengambil keputusan yang tepat terutama untuk sistem pendingin Task-Ambience yang berfokus pada area kerja individu.Untuk mengatasi masalah ini, Profesor Teng bersama timnya dari Kanazawa University dan Fushou University mengembangkan model AI simbolik bernama VEEM-ZEB. Model ini memungkinkan evaluasi real-time terhadap penggunaan energi dan tingkat kenyamanan pada tahap desain bangunan nol energi, dengan memisahkan pengaturan suhu antara area kerja dan ruang yang lebih luas di sekitarnya.VEEM-ZEB menggunakan indikator kenyamanan standar seperti PMV dan PPD agar hasilnya bisa dipahami dengan mudah. Selain itu, model ini dilengkapi dengan tampilan virtual reality (VR) yang memungkinkan desainer melihat langsung bagaimana perubahan rancangan atau pengaturan pendingin akan memengaruhi konsumsi energi serta kenyamanan penghuni.Tim peneliti menguji model ini dengan menjalankan 48.000 skenario berbeda, termasuk variasi musim, jumlah penghuni, dan perilaku orang di kantor. Hasilnya membuktikan VEEM-ZEB dapat mengidentifikasi strategi pendinginan yang paling efisien dan nyaman, memberi kejelasan yang biasanya tidak tersedia pada tahap desain sebelumnya.Pendekatan ini menggeser proses evaluasi dari fase operasional ke tahap perancangan, memberikan arsitek dan insinyur alat bantu keputusan yang lebih akurat dan interaktif. Dengan teknologi ini, diharapkan bangunan nol energi di masa depan akan lebih mudah dirancang dengan keseimbangan terbaik antara penghematan energi dan kenyamanan penghuni.