Bernardino Moningka Bangun AdaKami, Jembatan Kredit Untuk Masyarakat Mikro
Courtesy of CNBCIndonesia

Bernardino Moningka Bangun AdaKami, Jembatan Kredit Untuk Masyarakat Mikro

Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana Bernardino Moningka Vega Jr memanfaatkan pengalaman luasnya dan teknologi fintech untuk membangun AdaKami, platform fintech lending yang membantu masyarakat mikro mendapat akses kredit, sekaligus menyoroti pentingnya regulasi fintech yang sehat di Indonesia.

13 Feb 2026, 19.24 WIB
179 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Krisis moneter 1997-1998 mengubah lanskap pembiayaan di Indonesia, mendorong lahirnya inovasi di sektor fintech.
  • AdaKami berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan akses kredit bagi pelaku usaha mikro dan ultramikro.
  • Regulasi yang jelas dari OJK membantu menciptakan ekosistem fintech yang lebih sehat dan terstruktur di Indonesia.
Jakarta, Indonesia - Bernardino Moningka Vega Jr dikenal luas dalam berbagai industri seperti keuangan, energi, kimia, dan properti. Dia kini memimpin AdaKami, sebuah perusahaan fintech lending yang berusaha membantu masyarakat mikro memperoleh akses kredit yang selama ini terbatas, terutama setelah krisis moneter 1997-1998 yang membuat bank menjadi lebih berhati-hati dalam memberi pinjaman.
AdaKami berdiri sejak tahun 2018 dan memberikan pinjaman mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp3 juta. Ini sangat membantu para pelaku usaha kecil dan mikro yang membutuhkan modal cepat namun sulit mendapatkan pinjaman dari bank konvensional. Selain itu, industri fintech lending di Indonesia telah diatur secara jelas oleh Otoritas Jasa Keuangan sejak 2017 untuk membedakan lembaga finansial resmi dan pinjaman ilegal.
Dalam melakukan penilaian kredit, AdaKami menggunakan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dan algoritma berdasarkan data alternatif, seperti perilaku pembayaran listrik dan data digital lainnya. Hal ini memungkinkan mereka menilai peminjam secara lebih akurat tanpa harus mengandalkan sistem tradisional yang terkadang sulit diakses masyarakat kecil.
Untuk mengurangi risiko gagal bayar, AdaKami memanfaatkan sistem penagihan robotik dan menghindari langkah-langkah yang mengganggu etika, seperti pelibatan kolektor lapangan. Tingkat wanprestasi sepanjang tahun tetap rendah di bawah 2%, dan jumlah pengguna aktif AdaKami sudah mencapai ratusan ribu orang, mencerminkan keberhasilan model ini.
Bernardino menilai bahwa prospek industri fintech P2P lending di Indonesia sangat besar, terutama karena banyak masyarakat yang belum memiliki akses ke kredit perbankan. Namun, tantangan seperti literasi keuangan, pengendalian gagal bayar terorganisir, dan pemberantasan pinjol ilegal harus terus diusahakan agar ekosistem ini dapat tumbuh sehat dan bermanfaat luas.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260213191759-37-711112/bos-adakami-soroti-pentingnya-tata-kelola-dalam-industri-fintech

Analisis Ahli

Aurelia Santoso (Economist)
"Regulasi yang tegas dan teknologi yang matang sangat penting agar fintech lending Indonesia dapat bertumbuh tanpa mengorbankan perlindungan konsumen, dan pengalaman AdaKami patut dijadikan studi kasus."
Dr. Rizal Malik (Fintech Researcher)
"Pendekatan berbasis data alternatif dalam penilaian kredit membuka peluang inklusi keuangan yang jauh lebih besar, terutama bagi segmen mikro dan ultramikro yang selama ini tidak tersentuh perbankan."

Analisis Kami

"Bernardino Moningka Vega Jr menunjukkan kepemimpinan visioner dengan memanfaatkan pengalaman lintas sektor untuk mengembangkan fintech yang inklusif dan beretika. Penggunaan teknologi canggih dan regulasi ketat yang diadopsi AdaKami dapat menjadi model terbaik dalam menjawab kebutuhan pembiayaan rakyat kecil yang selama ini terpinggirkan."

Prediksi Kami

Industri fintech P2P lending di Indonesia akan terus berkembang pesat dengan peningkatan inklusi keuangan, namun tantangan seperti literasi keuangan dan pemberantasan pinjol ilegal akan menjadi fokus utama yang harus diatasi untuk menjaga ekosistem tetap sehat.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa Bernardino Moningka Vega Jr?
A
Bernardino Moningka Vega Jr adalah seorang pengusaha yang menjabat sebagai CEO PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) dan Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia.
Q
Apa itu PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami)?
A
PT Pembiayaan Digital Indonesia, atau AdaKami, adalah platform fintech lending yang membantu memberikan akses kredit bagi segmen mikro dan ultramikro.
Q
Apa peran OJK dalam industri fintech di Indonesia?
A
OJK berperan dalam mengatur dan mengawasi industri fintech melalui pendaftaran dan perizinan yang mulai berlaku pada tahun 2017.
Q
Apa tantangan yang dihadapi industri fintech P2P lending di Indonesia?
A
Tantangan yang dihadapi industri fintech P2P lending di Indonesia meliputi literasi keuangan, fenomena gagal bayar terorganisir, dan pinjaman online ilegal.
Q
Bagaimana teknologi berperan dalam penilaian kelayakan kredit di AdaKami?
A
Teknologi, termasuk algoritma dan kecerdasan buatan, digunakan di AdaKami untuk menilai kelayakan kredit berdasarkan data alternatif.