
Courtesy of SCMP
China Larang Mobil Dijual di Bawah Biaya untuk Akhiri Perang Harga
Mencegah produsen mobil menjual kendaraan di bawah biaya produksi agar mengakhiri perang harga yang merugikan produsen dan menjaga kestabilan pasar otomotif di China.
13 Feb 2026, 13.31 WIB
67 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tiongkok melarang praktik penjualan mobil di bawah biaya produksi.
- Perang harga di pasar mobil Tiongkok mengancam profitabilitas produsen.
- Pajak pembelian untuk pembeli EV mulai diberlakukan kembali setelah periode bebas pajak.
Shanghai, China - Regulator China melarang produsen mobil menjual kendaraan baru dengan harga di bawah biaya produksi, termasuk melalui diskon dan subsidi. Langkah ini diambil untuk mengakhiri perang harga yang telah membuat banyak produsen mobil merugi.
Baca juga: China Larang Produsen Mobil Jual Kendaraan Di Bawah Biaya Produksi untuk Atasi Perang Harga
Perang harga di pasar mobil China menyebabkan harga rata-rata mobil turun sekitar 7 persen, sehingga produsen mengalami penurunan profitabilitas. Pemerintah ingin memastikan produsen mobil tidak mengorbankan keuntungan demi mengejar volume penjualan.
Salah satu larangan penting adalah produsen tidak boleh menjual model upgrade dengan harga yang sama seperti model yang lebih rendah. Selain itu, diskon dan subsidi yang bisa menurunkan harga bersih di bawah biaya produksi juga dilarang.
Pembeli mobil listrik yang tahun lalu mendapatkan pembebasan pajak pembelian sekarang harus membayar pajak sebesar 5 persen. Pajak ini akan meningkat kembali menjadi 10 persen pada tahun 2028, sehingga membuat insentif pembelian berkurang.
Para konsumen yang berharap mendapatkan diskon besar pada 2026 kini berpotensi membatalkan rencana pembelian atau memilih model yang lebih murah karena aturan baru ini. Ini mengindikasikan penurunan minat beli mobil selama masa transisi kebijakan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3343429/beijing-warns-carmakers-stop-killing-your-profitability-hopes-selling-below-cost?module=china_future_tech&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3343429/beijing-warns-carmakers-stop-killing-your-profitability-hopes-selling-below-cost?module=china_future_tech&pgtype=section
Analisis Ahli
Zhao Zhen
"Kebijakan pemerintah akan mengurangi minat beli konsumen dan membuat penjualan menurun karena hilangnya insentif pajak dan diskon besar."
Analisis Kami
"Langkah ini penting untuk menyelamatkan industri otomotif dari kerugian lebih jauh akibat perang harga yang tidak sehat dan menjaga agar produsen tetap berkelanjutan. Namun, kebijakan ini bisa menurunkan minat beli konsumen jangka pendek karena harga yang kurang menarik dan insentif yang dikurangi."
Prediksi Kami
Pembelian mobil kemungkinan menurun dan konsumen akan lebih berhati-hati dalam memilih model, sementara produsen mobil berpotensi fokus pada peningkatan profitabilitas daripada volume penjualan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dibatasi oleh regulator dalam penjualan mobil baru?A
Regulator melarang produsen mobil menjual kendaraan baru di bawah biaya produksi, termasuk melalui diskon dan subsidi.Q
Mengapa perang harga mobil di Tiongkok menjadi masalah bagi produsen?A
Perang harga mobil menyebabkan harapan profitabilitas produsen menjadi tidak realistis dan merugikan banyak dari mereka.Q
Apa yang diharapkan oleh pembeli mobil terkait diskon di tahun 2026?A
Pembeli mobil berharap merek otomotif akan menawarkan diskon besar untuk mengimbangi dukungan pemerintah yang menurun.Q
Apa yang terjadi dengan pajak pembelian untuk pembeli EV tahun ini?A
Pembeli EV kini dikenakan pajak pembelian sebesar 5 persen setelah sebelumnya bebas pajak.Q
Siapa yang memberikan pendapat mengenai dampak kebijakan baru terhadap penjualan mobil?A
Zhao Zhen, seorang direktur penjualan di Wan Zhuo Auto, memberikan pendapatnya mengenai dampak kebijakan baru.




