AI summary
Microsoft akan memperbarui sertifikat Secure Boot secara otomatis untuk meningkatkan keamanan. Sertifikat lama akan kedaluwarsa antara Juni dan Oktober 2026, yang dapat mempengaruhi keamanan sistem. Pengguna Windows 10 harus mendaftar untuk pembaruan keamanan yang diperpanjang untuk mendapatkan sertifikat baru. Microsoft akan mengganti secara otomatis sertifikat keamanan Secure Boot yang berlaku sejak 2011 karena akan kedaluwarsa pada periode Juni hingga Oktober 2026. Secure Boot sendiri adalah teknologi yang melindungi komputer agar tidak diubah oleh pihak tidak sah saat proses booting.Sertifikat baru sudah mulai diterapkan pada perangkat Windows baru yang dijual sejak 2024. Namun perangkat lama yang sudah ada harus mendapatkan pembaruan ini melalui pembaruan sistem Windows agar tetap aman dan kompatibel ke depannya.Pembaruan ini dilakukan melalui update platform Windows dan tidak memerlukan tindakan khusus dari kebanyakan pengguna Windows 11. Namun, untuk beberapa perangkat khusus seperti server atau IoT mungkin perlu prosedur tambahan dari pabrikan perangkat keras mereka.Untuk pengguna Windows 10, sertifikat baru hanya akan didapatkan oleh mereka yang mendaftar dalam program Extended Security Updates. Hal ini menunjukkan Microsoft mempertahankan dukungan keamanan untuk sistem operasi yang lebih lama dengan cara khusus.Jika sertifikat ini tidak diperbarui, komputer masih bisa digunakan, namun dalam kondisi keamanan yang menurun sehingga rentan terhadap masalah kompatibilitas hardware dan software di masa depan serta terbatas dalam menerima pembaruan keamanan boot selanjutnya.
Penggantian sertifikat Secure Boot ini sangat krusial demi menjaga integritas keamanan pada proses boot, yang selama ini sering dianggap sepele tapi fundamental untuk sistem operasi modern. Microsoft mengambil langkah proaktif yang tepat agar sistem tetap aman sekaligus menghindari masalah kompatibilitas di masa depan, meskipun proses ini mungkin menjadi tantangan bagi perangkat lama dan sistem khusus.