
Courtesy of TheVerge
Masa Depan TV 2026: Perang Teknologi OLED dan RGB LED yang Semakin Panas
Memberikan gambaran tentang lanskap pasar TV di awal tahun 2026, menunjukkan berbagai strategi dan teknologi yang diadopsi oleh perusahaan TV besar, serta menilai potensi teknologi RGB LED TV sebagai tren masa depan.
06 Feb 2026, 01.00 WIB
193 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- LG tetap menjadi pemimpin dalam teknologi OLED meskipun ada tren RGB LED.
- TCL sedang berusaha untuk menjadi pemain utama di pasar premium dengan inovasi dan kerjasama strategis.
- Samsung berusaha untuk menjadikan TV mereka lebih dari sekadar perangkat hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari dekorasi rumah.
Jakarta, Indonesia - Pada awal tahun 2026, industri televisi mengalami perubahan besar dengan hampir semua produsen mulai mengadopsi teknologi RGB LED untuk TV mereka. Masing-masing perusahaan memiliki karakter dan strategi yang berbeda dalam menghadapi tren ini. Misalnya, LG tetap fokus pada teknologi OLED yang mereka kuasai, meskipun juga mencoba RGB LED secara terbatas.
LG terkenal dengan OLED yang memiliki kualitas gambar tinggi karena tiap piksel bisa menyala sendiri. Tahun lalu mereka mengembangkan teknologi empat lapis yang membuat layar OLED lebih cerah dan kini merambah ke model menengah dengan ukuran lebih besar. Di sisi lain, LG juga meluncurkan TV Micro RGB EVO, tetapi terlihat seperti mengikut tren tanpa terlalu menonjol.
Samsung mengambil pendekatan berbeda dengan berbagai macam produk dari QD-OLED hingga Micro RGB LED dengan ukuran mulai kecil hingga besar. Mereka juga mengedepankan desain TV agar terlihat seperti karya seni, seperti produk The Frame. Samsung memiliki strategi menyasar berbagai segmen pasar, meski sistem operasi Tizen masih jadi kritikan.
TCL semakin agresif memasuki pasar premium dan bahkan merencanakan kemitraan dengan Sony. Mereka mengembangkan teknologi mini-LED dengan quantum dots dan menggunakan filter warna baru, berbeda dengan RGB LED. Sementara itu, Hisense berinovasi dengan menambahkan LED cyan dan yellow untuk memperbaiki kualitas warna pada TV RGB LED mereka, menunjukkan pendekatan berbeda untuk menghadapi pasar.
Selain merek besar, Vizio juga kembali dengan meluncurkan TV mini-LED murah lewat Walmart, berusaha mengisi segmen entry-level yang mulai ditinggalkan oleh Hisense dan TCL. Dengan berbagai pilihan teknologi dan strategi, pasar TV 2026 akan sangat dinamis dan menarik untuk kita ikuti sampai akhir tahun.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/874138/tv-manufacturer-technology-2026
[1] https://theverge.com/tech/874138/tv-manufacturer-technology-2026
Analisis Ahli
John Higgins (jurnalis teknologi The Verge)
"Pergeseran ke RGB LED adalah tanda bahwa produsen mencari jalan baru untuk mengatasi keterbatasan OLED, terutama dalam hal kecerahan, tapi kesuksesan teknologi ini bergantung pada harga dan adopsi pasar."
Analisis Kami
"Perpindahan berbagai produsen ke RGB LED menunjukkan teknologi ini punya potensi besar, tetapi OLED dengan kualitas unggul dan pengalaman panjang LG masih sulit tergantikan. Masa depan TV kemungkinan akan dibentuk oleh kombinasi inovasi teknologi dan strategi bisnis yang fleksibel, terutama di segmen premium dan midrange."
Prediksi Kami
Teknologi RGB LED TV akan terus menjadi tren utama 2026 meskipun masih mahal dan menimbulkan perdebatan, sementara OLED akan tetap dominan dalam kelas atas; kemitraan seperti TCL dan Sony bisa mengubah peta persaingan di pasar TV global.




