Suara Jadi Antarmuka Utama AI Masa Depan, ElevenLabs Kumpulkan Rp7,2 Triliun
Courtesy of TechCrunch

Suara Jadi Antarmuka Utama AI Masa Depan, ElevenLabs Kumpulkan Rp7,2 Triliun

Menjelaskan bagaimana suara akan menjadi interface utama di masa depan dalam interaksi manusia dengan teknologi AI, menggantikan ketergantungan pada teks dan layar, serta menggarisbawahi potensi dan tantangan yang muncul dari tren ini.

05 Feb 2026, 21.41 WIB
259 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Suara diprediksi menjadi antarmuka utama untuk interaksi manusia dengan teknologi di masa depan.
  • Model suara kini mampu berkolaborasi dengan kecerdasan buatan untuk interaksi yang lebih manusiawi.
  • Kekhawatiran terkait privasi dan pengawasan meningkat seiring dengan semakin meluasnya penggunaan teknologi suara.
Doha, Qatar - Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini bergerak semakin pesat ke arah penggunaan suara sebagai cara utama manusia berinteraksi dengan mesin. CEO dan co-founder ElevenLabs, Mati Staniszewski, menyatakan bahwa suara tidak hanya meniru cara berbicara manusia dengan emosi dan intonasi, tetapi juga mampu bekerja bersama kemampuan berpikir dari model bahasa besar untuk membuat interaksi lebih natural.
ElevenLabs baru saja mengumpulkan dana sebesar 500 juta dolar AS dengan valuasi 11 miliar dolar AS. Dana ini akan digunakan untuk mengembangkan teknologi suara yang menggabungkan pemrosesan di cloud dan perangkat keras, sehingga suara menjadi bagian konstan dari pengalaman sehari-hari lewat perangkat seperti headphone dan wearable lainnya.
Selain ElevenLabs, perusahaan besar seperti OpenAI, Google, dan Apple juga berfokus pada pengembangan suara sebagai antarmuka AI berikutnya. Meta pun bekerjasama dengan ElevenLabs untuk membangun fitur suara pada produknya seperti Instagram dan Horizon Worlds, bahkan mungkin pada kacamata pintar Ray-Ban mereka.
Salah satu perubahan besar yang sedang terjadi adalah AI mulai menjadi lebih 'agentic', artinya AI bisa mengingat konteks dan mengerti kebutuhan pengguna tanpa perlu instruksi yang terus-menerus diberikan. Hal ini membuat interaksi suara lebih mudah dan alami, serta membantu pengguna kembali fokus ke dunia nyata.
Namun, penggunaan suara secara terus-menerus juga membawa kekhawatiran serius terhadap privasi dan potensi pengawasan, karena data suara sangat pribadi dan bisa saja disalahgunakan. Oleh karena itu, isu keamanan dan privasi menjadi sangat penting seiring dengan berkembangnya teknologi ini.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/05/elevenlabs-ceo-voice-is-the-next-interface-for-ai/

Analisis Ahli

Seth Pierrepont
"Teknologi input tradisional mulai terasa usang karena AI yang semakin 'agentic' membutuhkan interaksi yang lebih kontekstual dan minim instruksi eksplisit, sehingga suara menjadi cara paling alami dan efektif."
Mati Staniszewski
"Shift dari interaksi berbasis layar ke suara dengan memori persistens dan konteks akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan teknologi secara mendalam, membawa pengalaman yang lebih seamless dan kurang membebani pengguna."

Analisis Kami

"Perkembangan teknologi suara berbasis AI membuka babak baru dalam interaksi manusia dengan mesin yang lebih natural dan efisien. Namun, tanpa aturan dan desain yang ketat, risiko pelanggaran privasi dan pengawasan masif bisa menjadi masalah serius yang mengancam kebebasan pengguna."

Prediksi Kami

Di masa depan, hampir semua perangkat teknologi akan menggunakan kontrol suara yang alami dan kontekstual, mengurangi kebutuhan interaksi tradisional seperti mengetik atau menggeser layar, meskipun hal ini juga akan memicu regulasi dan perlindungan data yang lebih ketat terkait privasi pengguna.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dikatakan Mati Staniszewski tentang peran suara dalam interaksi manusia dengan mesin?
A
Mati Staniszewski mengatakan bahwa suara akan menjadi antarmuka utama untuk interaksi manusia dengan mesin, memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan teknologi tanpa harus menggunakan layar.
Q
Apa yang menjadi fokus utama ElevenLabs dalam pengembangan teknologi suara?
A
ElevenLabs fokus pada pengembangan model suara yang tidak hanya meniru ucapan manusia tetapi juga emosi dan intonasi, serta berkolaborasi dengan model bahasa besar.
Q
Mengapa suara dianggap sebagai antarmuka utama untuk AI di masa depan?
A
Suara dianggap sebagai antarmuka utama karena memungkinkan interaksi yang lebih alami dan mengurangi ketergantungan pada layar dan metode input tradisional.
Q
Apa kekhawatiran yang muncul terkait penggunaan teknologi suara yang semakin meluas?
A
Kekhawatiran muncul terkait privasi, pengawasan, dan seberapa banyak data pribadi yang akan disimpan oleh sistem berbasis suara saat mereka semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari pengguna.
Q
Siapa saja organisasi yang terlibat dalam pengembangan model suara dan AI?
A
Organisasi yang terlibat termasuk ElevenLabs, OpenAI, Google, dan Meta, yang semuanya berinvestasi dalam pengembangan teknologi suara.